Hadiah Khofifah Untuk Masyarakat Jawa Timur

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA-SUREPLUS: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memberikan kado istimewa kepada masyarakat di Hari Jadi Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang ke-74. Kado istimewa berupa pembebasan biaya pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan biaya balik nama.

Kabar baik ini di utarakan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang mengatakan, bahwa pembebasan biaya pemutihan pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama itu diberlakukan mulai tanggal 23 September hingga 14 Desember 2019 mendatang.

“Saya sampaikan ini kado bersama dari pemerintah provinsi untuk masyarakat Jatim,” tuturnya di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (18/9/2019).

Pernyataan gubernur Khofifah ini, sekaligus menjawab keraguan masyarakat atas berita pembebasan biaya pemutihan pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama tahun ini. “Banyak yang bertanya ke saya, Bu Khofifah apa ini hoaks? Saya bilang tidak. Yang ditanya ini pemutihan dan pembebasan bea balik nama bagi pemilik kedua,” tegasnya.

Senada dengan Khofifah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jawa Timur, Budi Priyo juga menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki ada sekitara 1,9 juta kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan bermotor dengan total pajak yang belum dibayarkan mencapai Rp 374 Miliar.

“Ini adalah target bapenda ada sekitar hampir dua juta kendaraan yang belum daftar ulang, kita support. Tunggakan tercatat ada Rp 374,208 Miliar yang terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat dengan total 1.915.000 kendaraan,” terangnya.

Meskipun demikian, saat disinggung mengenai tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, Budi juga menerangkan jika hal ini cukup baik. Karena, dari 1,9 juta kendaraan yang belum membayar pajak, prosentasenya mencapai 4% saja.

“Sangat luar biasa bagus (tingkat kepatuhannya). Jadi kalau lihat angka satu juta sekian ada peningkatan. Artinya tingkat kepatuhan sampai 97 persen,” papar Budi.

Selain itu, Budi juga menjelaskan jika masyarakat bisa mengunjungi ratusan gerai di seluruh Jatim. Selain itu ada samsat keliling yang siap melayani masyarakat. Ada 187 titik, termasuk juga Indomaret sebanyak 16.900 gerai se Indonesia. Ada pula layanan mobile yang didukung 88 samsat keliling.

Di kesempatan yang sama, Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan mengatakan pembayaran pajak bisa dilakukan secara online. Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan hal ini dengan baik.[LANA/DM]