Angka Pariwisata Jatim Kembali Naik

ILUSTRASI – Perkembangan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Timur dalam kurun waktu tiga tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Perkembangan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Timur dalam kurun waktu tiga tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan Juli 2019 mencapai 25.143 kunjungan. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, yang menunjukkan bahwa Angka tersebut naik sebesar 8,61 persen, dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 23.150 kunjungan.

“Peningkatan ini disebabkan, karena Juli adalah momen liburan yang memang mempengaruhi kedatangan wisman ke Jawa Timur, setelah berakhirnya hari raya Idul Fitri,” ungkap Teguh Pramono, Kepala BPS Jatim saat diwawancarai reporter Sureplus.id di Gedung BPS, Sabtu (7/9/2019).

Teguh mengungkapkan, meskipun demikian secara umum pola kedatangan Wisman ke Provinsi Jawa Timur, pada bulan Januari sampai dengan Juli dua tahun terakhir, pada tahun 2019 masih lebih rendah dibandingkan tahun 2018. Untuk tahun 2019, polanya walaupun di April dan Mei cenderung turun, mirip dengan pola 2018, tetapi Juni dan Juli kembali meningkat.

“Ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode mendatang tetap meningkat hingga akhir tahun 2019,” ujarnya.

Menurutnya, sepuluh negara asal Wisman terbanyak yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur pada Juli 2019 yaitu dari Malaysia, Tiongkok, Singapura, Thailand, Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, India dan Philipina.

“Dari sepuluh negara tersebut, Wisman berkebangsaan Malaysia menempati posisi tertinggi, yaitu dengan kontribusi sebesar 25,30 persen, diikuti Tiongkok di posisi kedua dan Singapura di posisi ketiga berturut-turut mencapai 12,15 persen dan 8,69 persen,” kata Teguh.

Kendati demikian, secara kumulatif selama Januari-Juli 2019 jumlah wisman justru mengalami penurunan sebesar 24,63 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 178.989 kunjungan menjadi 134.902 kunjungan.

“Sementara itu, wisman dari sepuluh negara utama selama periode tersebut justru mengalami kenaikan sebesar 12,99 persen, dari 80.203 kunjungan menjadi 90.621 kunjungan,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana