Surabaya Great Expo 2019

Risma: Kita Bisa Menang di Negara Sendiri

Walikota Surabaya, Tri Rismaharinu saat memberikan sambutan di acara Great Expo 2019 di Grand City Surabaya. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Walikota Surabaya, Tri Rismaharini membuka acara di Great Expo di Grand City Surabaya. Acara yang dihadiri oleh UMKM dari berbagai daerah di Indonesia itu, membawa berbagai macam produk mulai dari makanan hingga pakaian. Dalam sambutannya, Risma juga menyinggung seputar kondisi pasar di Surabaya yang kian hari semakin meningkat.

“Kita harus maksimalkan dulu pasar di Indonesia. Bukannya saya anti ekspor, tapi disini ada pasar yang kita bisa kerjakan. Dan kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh, kita bisa menang di negara sendiri,” ungkap Risma, saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Great Expo di Grand City Mall Surabaya, Kamis (15/8/2019).

Risma mengungkapkan, semakin lama kesejahteraan tidak akan semakin menurun apabila para pelaku bisnis mau untuk mengembangkan potensi negara. Ia juga menceritakan, saat awal jadi walikota, daya beli paling rendah di Surabaya yakni 34 persen, menengah 52 persen dan yang tinggi hanya mencapai angka 13 persen.

Kemudian, survey pada tahun 2018 menunjukkan daya beli rendah menjadi 5,9 persen, menengah 46 persen dan yang tinggi menjadi 47 persen. Peningkatan tersebut disertai dengan Grade yang dari tahun ke tahun permintaannya semakin tinggi. Hal tersebut, membuat para pebisnis UMKM harus menyesuaikan jika pasar semakin tinggi, grade daripada kualitas barang juga harus ditingkatkan.

“Jangan sampai kita ngomong, oh tahun kemarin tidak apa-apa dengan kualitas yang seperti ini. Kita tidak akan bisa bertahan apabila hal tersebut menjadi mindset kita,” ujarnya.

Ia menghimbau pada seluruh pelaku UMKM, agar tidak berhenti belajar hanya karena pada saat itu dagangan mereka laku keras. Hal tersebut, lantaran pergerakan kualitas dan kuantitas daripada produk juga semakin meningkat mengikuti perkembangan zaman. Otomatis persaingan akan jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya.

“Saya juga ingin menyampaikan juga, ini dari pemerintah daerah beberapa waktu lalu yang juga ikut berperan di Great Expo ini, beberapa indeks investasi maupun indeks perdagangan itu Surabaya tertinggi,” kata Risma.

Ia menjelaskan bahwa Surabaya kali ini telah mengungguli Jakarta, Bandung dan Semarang. Beberapa waktu lalu, ia juga mendengar kabar bahwa ekonomi di Indonesia bergantung di Surabaya, lantaran sejauh ini hanya Surabaya yang mampu meningkatkan pasar dengan lebih baik.

Kendati demikian, perkembangan perekonomian dan perdagangan juga tergantung pada politik, serta pada keamanan dan kestabilan suatu wilayah. Namun di kota ini sendiri tidak ada indikasi relatif turun.

“Jadi tidak salah bapak ibu sekalian mengikuti pameran Great Expo ini. Saya berharap bapak ibu bisa mengeluarkan produk-produk daerah masing-masing. Karena perekonomian Surabaya dulu, itu 60 persen dari Pusat dan Provinsi, dan pendapatan daerah hanya 40 persen. Sekarang, 60 persen pendapatan daerah dan 40 persen dari Pusat dan Provinisi,” tutup Risma. (DEWID WIRATAMA/DM)

Editor: Dony Maulana