Dubes Belarus Tertarik Kerjasama Industri Perikanan dan Pertanian dengan Jatim

Ketua Kadin Jatim, La Nyalla saat menerima kunjungan Duta Besar Belarusia di Gedung Kadin Surabaya. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Duta Besar Republik Belarus, Valery Kolesnik selain berkunjung ke Grahadi, ia melanjutkan kunjungannya ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur. Disana, Valery bertemu dengan sejumlah pengurus Kadin Jatim. Ia mengatakan bahwa pasar di Belarus dan Jatim cukup potensial, khususnya produk pertanian dan perikanan.

La Nyalla Mahmud Mattalitti, yang menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Jatim menyambut baik atas perhatian Dubes tersebut  kepada para pengusaha bisnis Jawa Timur.

“Oleh karena itu, pasarnya masih sangat besar. Kami mempersilahkan kepada para pengusaha Jawa Timur untuk mendata produk apa saja yang berpotensi untuk diekspor ke Belarus,” ungkap Valery, kepada reporter Sureplus.id di Kadin Jatim, Selasa (13/8/2019).

Valery mengungkapkan, pada tahun 2018 impor Belarus untuk produk perikanan dari berbagai negara di dunia mencapai 361,6 juta dolar AS, dengan perincian impor ikan segar mencapai 99,6 juta dolar AS, ikan beku 158,6 juta dolar AS, filet ikan 68,3 juta dolar AS, serta ikan kering, ikan asap, dan ikan asin sebesar 15,4 juta dolar AS. Sementara impor dari Indonesia di tahun tersebut, hanya mencapai 3,1 juta atau sekitar 20 persen dari total ekspor ikan kering.

Selain perikanan, produk potensial yang diekspor ke Belarus yakni produk pertanian, seperti buah, kopi dan teh. Impor Belarus dari berbagai negara di sektor pertanian khususnya buah telah mencapai 668,7 juta dolar AS, impor kopi dan teh mencapai 84,6 juta dolar AS. Sedangkan ekspor Jatim ke Belarus untuk komoditas pertanian ini masih sangat kecil.

“Kami juga menawarkan berbagai produk unggulan Belarus yang bisa dipasarkan di Jawa Timur. Diantaranya yakni dump truck untuk pertambangan, berbagai jenis alat berat dan juga pupuk kalium,” ujarnya.

Sementara itu, La nyalla yang menyambut baik tawaran tersebut mengatakan bahwa Jatim selalu berusaha mengembangkan pasar ekspor, untuk berbagai produk industri, produk usaha kecil dan menengah di Provinsi Jatim ke berbagai negara.

“Dengan kunjungan dari Duta Besar Belarusia ini, kami berharap hubungan perdagangan ini dapat meningkatkan neraca perdagangan antara Provinsi Jawa Timur sehingga bisa seimbang,” kata La Nyalla.

Ia juga berharap Duta Besar Belarus dapat membantu mempromosikan produk-produk Jawa Timur di Belarusia atau Kadin Jatim dapat diberi informasi tentang kebutuhan barang atau komoditas yang dibutuhkan oleh Importir Belarusia.

“Saya juga ingin kepada seluruh jajaran pengurus Kadin Jatim yang hadir untuk dapat memanfaatkan serta berdiskusi atau langsung dengan duta besar tentang berbagai peluang kerjasama perdagangan dan invetasi,” tutup La Nyalla.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana