PT KAI Berikan Hibah Dump Truck Pada Pemkot Surabaya

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saar terima hibah dump truk dari pihak PT KAI sebagai bentuk awal sinergisitas. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Pemkot Surabaya menerima hibah dump truck dari PT KAI Daop 8 Surabaya. Hibah diterima langsung oleh Wali Kota Tri Rismaharini di Balai Kota.  Risma mengatakan saat ini memang pemkot sedang butuh banyak dump truck. Sebab, pengerukan sungai-sungai di Surabaya dilakukan sendiri oleh jajaran Pemkot Surabaya dan hasilnya digunakan untuk taman, membangun sekolah dan perkantoran.

“Biasanya itu memang hasil pengerukan di sungai-sungai,” ungkap Risma saat sesi wawancara seusai penandatanganan serah terima CSR dari PT KAI Daop 8 di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019).

Risma mengungkapkan, untuk mengangkut hasil pengerukan memang membutuhkan sarana seperti dump truck dan alat-alat berat. Karena itu, pemkot dalam tahun ini merencanakan menambahkan sarana dan alat-alat tersebut.

Menurutnya, bahkan tahun ini agak banyak alat berat yang dibutuhkan, sehingga tahun ini pula pihak Pemkot akan membeli buldoser dan alat-alat berat, termasuk pula butuh dump truck.

Sementara itu, Executive President PT KAI Daop 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia menjelaskan hibah yang dilakukan merupakan bagian dari sinergitas antara Pemkot Surabaya dan pihaknya. Sedangkan pemberian hibah disesuaikan dengan kebutuhannya.

“Mau tidak mau PT KAI harus bersinergi dan dump truck semacam ini sudah menjadi kebutuhan dan kita saksikan sendiri manfaatnya cukup besar. Jadi, kita memberikan sesuai yang diinginkan oleh pemkot. Saya yakin kebutuhan truk ini semakin banyak. Sebenarnya ini awal untuk terus bersinergi dengan pemkot,” ujarnya.

Suryawan mengungkapkan mengatakan, sinerisitas PT KAI bersama Pemkot Surabaya ini merupakan yang pertama.

Kendati demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati juga mengucapkan terima kasih kepada pihak PT KAI, atas bantuan berupa truk sampah ini. Truk sampah ini juga kini jumlahnya menjadi 103 unit, dan akan digunakan untuk mengangkut material pengerukan tanah di box culvert Banyurip untuk dibuang ke ruang terbuka Hijau di Sememi.

“Truk ini akan langsung ikut bekerja untuk bangun Taman Anggrek di Sememi,” tutup Erna.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana