Lagi-lagi Industri Pariwisata Jawa Timur Anjlok

ILUSTRASI – Gunung Bromo salah satu destinasi wisata yang ada di Jawa Timur. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan Mei 2019 mencapai 14.609 kunjungan. Angka tersebut turun sebesar 21,68 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 18.652 kunjungan.Hal tersebut dikonfirmasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, yang mengatakan bahwa penurunan ini disebabkan, karena Mei adalah bulan puasa Ramadhan, yang memang mempengaruhi kedatangan wisman ke Jawa Timur.

“Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2018, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur juga mengalami penurunan sebesar 40,18 persen, yaitu dari 24.420 kunjungan,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Teguh Pramono saat diwawancarai reporter Sureplus.id via ponsel, Jumat (5/7/2019).

Teguh mengungkapkan, ada sepuluh negara asal Wisman terbanyak yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur pada Mei 2019 yaitu dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Taiwan, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan Perancis. Wisatawan mancanegara dari 10 negara tersebut, mencakup 73,69 persen dari total kedatangan wisman ke Jawa Timur pada Mei 2019.

Dari 10 (sepuluh) negara tersebut, Wisman berkebangsaan Malaysia menempati posisi tertinggi, yaitu dengan kontribusi sebesar 32,07 persen, diikuti Singapura di posisi kedua dan Tiongkok di posisi ketiga berturut-turut mencapai 13,01 persen dan 8,75 persen.

“Kalau melihat di bulan April 2019, kunjungan Wisman dari sepuluh negara utama pada Mei 2019 mengalami penurunan, yaitu dari 13.061 kunjungan menjadi 10.765 kunjungan (turun sebesar 17,58 persen),” ujarnya.

Wisman dari Thailand mengalami penurunan tertinggi selama Mei, yaitu turun sebesar 69,52 persen Sebaliknya wisman dari Amerika Serikat mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan bulan April, yaitu naik sebesar 16,74 persen.

“Secara kumulatif selama Januari-Mei 2019, jumlah wisman justru mengalami penurunan sebesar 26,77 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 118.270 kunjungan menjadi 86.609 kunjungan,” kata Teguh.

Sementara itu, wisman dari sepuluh negara utama selama periode tersebut justru mengalami kenaikan sebesar 6,63 persen, dari 57.183 kunjungan menjadi 60.972 kunjungan.

“Kunjungan Wisman berkebangsaan Malaysia tetap yang terbanyak pada periode Januari-Mei 2019 sebesar 27.782 kunjungan, disusul dari Singapura sebanyak 9.669 kunjungan dan Tiongkok sebanyak 8.112 kunjungan,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana