Kenaikan Ekspor Jawa Timur Mei 2019 Capai Angka 15,30 Persen

SURABAYA-SUREPLUS: Ekspor Jawa Timur bulan Mei 2019 lalu mencapai angka kenaikan sebesar 15,30 persen. Hal tersebut dikonfirmasi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, yang menunjukkan eningkatan nilai ekspor Mei 2019 tersebut, lebih disebabkan oleh kinerja ekspor sektor nonmigas yang naik lebih besar daripada migas.

“Sudah jelas, kalau dibandingkan bulan kemarin ekspor komoditas nonmigas naik sebesar 16,59 persen, dari 1,48 miliar dolar AS menjadi 1,72 miliar Dolar AS. Nilai ekspor nonmigas itu juga menyumbang sebesar 95,00 persen dari total ekspor bulan ini,” ungkap Teguh Pramono, kepala BPS Jatim, saat diwawancarai reporter Sureplus.id via ponsel, Rabu (26/6/2019).

Teguh mengungkapkan, pengelompokan berdasarkan golongan barang 2 digit, maka di bulan Mei 2019, golongan Perhiasan/Permata menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan nilai transaksi sebesar 187,72 juta dolar AS.

Pada peringkat kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur, adalah golongan Kayu dan Barang dari Kayu yang menyumbang nilai ekspor sebesar 124,92 juta dolar AS, atau naik sebesar 21,64 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Kalau negara tujuan utama ekspor nonmigas, Jepang adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur bulan Mei 2019, disusul ke Amerika Serikat dan Tiongkok. Selama bulan ini, ekspor nonmigas Jawa Timur ke Jepang mencapai 272,24 juta dolar AS, sedangkan ekspor ke Amerika Serikat dan Tiongkok berturut-turut mencapai 251,80 juta dolar AS dan 226,75 juta dolar AS,” ujarnya.

Sementara itu, ekspor nonmigas ke kelompok negara Uni Eropa menyumbang 9,55 persen pada bulan ini. Ekspor ke kawasan ini, diantaranya ke Belanda sebesar 46,22 juta dolar AS dan diikuti ekspor ke Jerman sebesar 27,77 juta dolar AS.

Kendati demikian, Negara-negara di kawasan ASEAN juga masih menjadi tujuan ekspor utama Jawa Timur, selama bulan Mei 2019 dengan kontribusi sebesar 17,39 persen. Ia menjelaskan,  Malaysia menjadi negara utama dengan peranan sebesar 5,66 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Singapura dengan peranan sebesar 4,89 persen dan Vietnam dengan peranan sebesar 2,92 persen.

“Jadi, Secara kumulatif selama Januari-Mei 2019, ekspor nonmigas ke kawasan negara ASEAN sebesar 1.486,53 juta dolar AS atau sebesar 18,56 persen. Ekspor nonmigas ke Uni Eropa pada periode tersebut mencapai USD 713,58 juta dengan kontribusi sebesar 8,91 persen, dan negaa Belanda menjadi tujuan terbesar Ekspor Jatim,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana