Event Kewirausahaan UNAIR Ajak Mahasiswa Temukan Peluang dalam Berbagai Peminatan

Prof. Dr. Tri Martiana, dr., M.S selaku dekan FKM UNAIR mengunjungi salah satu stan alumni FKM UNAIR. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan bazar kewirausahaan. Pada kegiatan tersebut, puluhan produk hasil kreativitas mahasiswa mata kuliah Kewirausahaan Integrasi S1 IKM dipamerkan dan dijual kepada para pengunjung.

Dr. Ernawaty yang merupakan penanggung jawab acara tersebut, menjelaskan bahwa bazar tersebut merupakan implementasi dari penugasan business plan. Peserta bazar merupakan mahasiswa semester empat dari S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) dan S1 Ilmu Gizi.

“Tujuan kita untuk memperkenalkan peminatan ini adalah, supaya mahasiswa tahu, paham dan yakin di setiap peminatan kita bisa mengembangkan kewirausahaan dan ada bisnis yang bisa dilakukan untuk setiap area peminatan itu,” jelas Erna, penanggung jawab mata kuliah (PJMK) kewirausahaan integrasi S1 IKM, saat diwawancarai reporter Sureplus.id di lokasi, Selasa (25/6/2019).

Erna mengungkapkan, tidak sembarang membuat suatu produk bisnis. Khusus untuk S1 IKM, kelompok yang telah dibentuk diharuskan untuk membuat suatu bisnis yang berkaitan dengan delapan area peminatan di FKM UNAIR. Yaitu administrasi dan kebijakan kesehatan, gizi, promosi kesehatan dan ilmu perilaku, kesehatan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, epidemilogi, biostatistika dan kesehatan reproduksi.

Salah satu contohnya adalah produk dari kelompok K3 kelas IKM B angkatan 2017 bertajuk Salip atau safety slipper. Yaitu sebuah sandal yang didesain untuk keselamatan kerja, khususnya untuk para petani ketika berada ke sawah.

“Berawal dari keresahan kami yang seringkali melihat para petani tidak memakai alas kaki ketika di sawah. Maka kami mulai merancang desain sandal yang sekiranya nyaman untuk mereka gunakan ketika bekerja dan tentunya yang bisa menghindarkan mereka dari luka akibat benda tajam,” jelas Meita dan Hestya, anggota kelompok tersebut.

Tidak hanya mahasiswa, FKM UNAIR juga mengundang alumni yang bergelut dibidang wirausaha untuk semakin memotivasi para mahasiswa dalam berwirausaha. Salah satunya adalah Bagus Supriyanto. Alumni FKM UNAIR angkatan 1999 tersebut saat ini sedang menggeluti usaha cuka apel di Malang.

“Kepada adik mahasiswa, mari open your mind, jangan terpaku pada suatu pekerjaan. Semua usaha itu halal dan menurut saya berdagang adalah sesuatu yang paling barokah dan banyak pintu rejeki yang ada di situ,” ucap Bagus.

Bazar kewirausahaan tersebut menarik perhatian dari banyak pihak yang ada di FKM UNAIR maupun luar FKM UNAIR. Begitu pula Dr. Thinni Nurul Rochmah, wakil dekan dua FKM UNAIR yang turut meramaikan bazaar guna melihat kreativitas mahasiswanya.

“Saya lihat sepintas, ide-ide bisnis mahasiswa sudah sangat bagus dan bervariasi. Tinggal bagaimana mereka nanti menata untuk menjadi lebih profesional lagi,” ujar Thinni.

Selain itu pada pidato sambutannya, Tri Martiana, selaku dekan FKM UNAIR menyampaikan bahwa apapun bisa dikembangkan dalam entrepreneur. Termasuk bidang studi yang sekarang tengah dijalani oleh mahasiswa.

“Kadang di dunia wirausaha ini ada rasa bersaing dan itu biasa. Karena dengan itu akan semakin membuat kita berusaha lebih keras untuk memasarkan produk kita dan itu adalah seni dari kewirausahaan. Demikian, semoga pembelajar kita di ridhoi Allah dan barokah bagi kita semua,” punkas Martiana.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana