Jalur Mitra Warga, Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Surabaya

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Ikhsan saat memberikan penjelasan seputar jalur mitra warga untuk penerimaan peserta didik baru SMP. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat ini telah membuka jalur baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMP tahun pelajaran 2019/2020. Jalur yang pertama kali dibuka adalah perpindahan tugas orang tua (mutasi) mulai Senin (10/6/2019), hingga hari Rabu (12/6/2019), serta jalur mitra warga dan inklusi.

“Untuk jalur mitra warga, pihak kami sudah berkomitmen dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta. Siswa yang masuk mitra warga ini bisa bersekolah di SMP Negeri dan Swasta sesuai kedekatan tempat tinggal,” ungkap Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat jumpa pers di Gedung Humas Pemkot Surabaya, Rabu (12/6/2019).

Ikhsan mengungkapkan, ia menjamin siswa tersebut dipastikan mendapat fasilitas pendidikan yang sama. Menurutnya, data awal siswa mitra warga berdasarkan peraturan Wali Kota Surabaya tentang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

MBR sendiri merupakan masyarakat yang mendapat intervensi bantuan Pemkot Surabaya melalui organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DP5A, Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah dan lain sebagainya.

“Jumlahnya ada sekitar 14 ribuan, ini sedang proses masuk SMP negeri dan swasta,” ujarnya.

Dari data tersebut, sekolah akan melanjutkan prosesnya dengan verifikasi dan pendataan. Saat pendaftaran mitra warga dilaksanakan, formulir akan tampil di halaman website ppdbsurabaya.net  yang menyatakan bahwa siswa tersebut sudah diterima di mitra warga.

“Mitra warga bisa melanjutkan pendaftaran untuk menolak atau menerima dengan mengisi pakta integritas. Jika menolak, mitra warga bisa mengikuti jalur prestasi, kawasan atau umum. Namun dengan menolak mitra warga, hak-hak berisiko hilang,” pungkas Ikhsan.

Kendati demikian, koordinator MKKS SMP Swasta Erwin Darmogo menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk menuntaskan PPDB SMP. Untuk saat ini, sedang dilaksanakan proses outreach atau penjangkauan dan pendataan kepada calon mitra warga.

“Hasil survei akan kami laporkan nanti ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya apakah sesuai kriteria mitra warga atau tidak,” ucap Erwin.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana