Daya Beli Masyarakat Turun, Bulog Klaim Stok Beras Nasional Cukup

Bulog Subdrive Surabaya Selatan di Buduran, Sidoarjo

SURABAYA-SUREPLUS: Bulog memastikan stok beras nasional mencukupi untuk Ramadhan hingga Lebaran. Namun, Komisi VI DPR RI fokus pada turunnya daya beli masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh, saat memantau gudang Bulog Subdrive Surabaya Selatan di Buduran, Sidoarjo bersama Komisi VI DPR RI.

“Stok beras yang dimiliki oleh Bulog saat ini sebanyak 2,2 juta ton. Ini sudah cukup memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan sampai Lebaran nanti. Bahkan prediksi kami lebih dari cukup,” kata Tri Wahyu saat sesi wawancara di gudang Bulog Subdivre Buduran, Sidoarjo, Jumat (24/5/2019).

Wahyu mengungkapkan, untuk memastikan keamanan stok Ramadhan dan Lebaran, Bulog telah memiliki 1.600 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia. Apabila ditotal secara keseluruhan, gudang-gudang tersebut mampu menampung 4 juta ton beras.

Untuk di Jawa Timur, ketersediaan beras masih aman. Jumlah stok beras saat ini sebanyak 624.683 ton, gula 1.009 ton, jagung pakan 86.948 ton, minyak goreng 49.729 liter dan terigu tersedia sekitar 9.931 kilogram.

Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana, yang ikut meninjau ketersediaan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H berpendapat, harga kebutuhan pokok di pasar terbilang stabil. Di lapangan

“Kami tidak menjumpai kenaikan harga pokok yang signifikan. Tetapi, ada penurunan daya beli masyarakat jika dibandingkan Ramadhan tahun lalu,” ujar Azam.

Ia menjelaskan, ia menemukan beberapa fakta di pasar, bahwa daya beli masyarakat malah yang turun alias sepi. Menurutnya, pasokan barang telah memenuhi kebutuhan tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah pembeli. Hal tersebut, bisa dilihat jika tahun ini daya beli lebih sepi dibandingkan tahun lalu.

“Sepinya ini, juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Kenapa masyarakat sepi beli di pasaran. Padahal semua barang kebutuhan tersedia dan tidak ada yang langka di pasaran,” tutup Azam.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana