Sekali Lagi, Angka Ekspor Jawa Timur Turun Hingga 4,07 Persen April 2019

Ilustrasi – kegiatan ekspor impor di Jawa Timur. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Ekspor Jawa Timur kali ini mengalami penurunan, sebesar 13,00 persen dibandingkan bulan April 2019 yakni 1,81 miliar dolar AS menjadi 1,57 dolar AS. Penurunan tersebut disebabkan karena kinerja ekspor sektor nonmigas yang turun lebih besar dibandingkan ekspor migas.

“Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ekspor komoditas nonmigas turun sebesar 14,72 persen, yaitu dari 1,73 miliar dolar AS menjadi 1,48 dolar AS. Nilai ekspor itu menyumbang sebesar 93,95 persen dari total ekspor bulan ini,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono saat diwawancarai reporter Sureplus.id via telepon, Kamis (16/5/2019).

Teguh mengungkapkan,  jika dikelompokkan berdasarkan golongan barang 2 digit, maka    di bulan April 2019, golongan Perhiasan/Permata menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan    nilai transaksi sebesar USD 136,16 juta.    Nilai tersebut turun sebesar 56,82 persen jika dibandingkan dengan transaksi bulan sebelumnya yang mencapai USD 315,30 juta.

Perhiasan/ Permata berkontribusi sebesar 9,22 persen pada total ekspor nonmigas Jawa Timur bulan ini. Golongan komoditas ini paling banyak diekspor ke Jepang dengan nilai USD 59,31 juta. Peringkat kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur adalah golongan kayu dan barang dari kayu yang menyumbang nilai ekspor sebesar 102,70 Juta dolar Amerika atau turun sebesar 8,76 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Dilihat menurut negara tujuan utama ekspor nonmigas, Jepang  adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur bulan April 2019, disusul ke Amerika  Serikat dan Tiongkok. Selama bulan ini, ekspor nonmigas Jawa Timur ke Jepang mencapai 238,24 juta dolar AS,    sedangkan ekspor ke Amerika Serikat dan Tiongkok berturut-turut mencapai 219,40 juta dolar AS dan 163,42 juta dolar AS,” ujarnya.

Kawasan negara ASEAN masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama bulan April 2019, dengan kontribusi sebesar 16,93 persen. Malaysia menjadi negara utama dengan peranan sebesar 6,64 persen dari total ekspor nonmigas  Jawa Timur, diikuti Vietnam dengan peranan sebesar 2,92 persen dan Singapura dengan peranan sebesar 2,77 persen.

“Sementara itu ekspor nonmigas ke kelompok negara Uni Eropa    menyumbang 9,36 persen pada bulan ini. Ekspor ke kawasan ini, diantaranya ke Belanda sebesar  28,03 juta dolar AS dan diikuti ekspor ke Jerman sebesar 23,63 juta dolar AS,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana