Dirjen Kekuatan Pertahanan Kunjungi Lembaga Penyakit Tropis Unair

DUA dari kiri, Ketua Lembaga Penyakit Tropis UNAIR, Prof. Maria Lucia Inge Lusida dr., M.Kes., Ph.D., SpMK., dan Laksamana Pertama TNI dr. Arie Zakaria, SpOT, FICS., dalam kunjungan ke Lembaga Penyakit Tropis di Ruang Sidang Utama LPT UNAIR. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran (FK) tertua di Indonesia, Universitas Airlangga tidak ragu-ragu dalam memberikan perhatian yang besar pada dunia kesehatan. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya berbagai lembaga yang khusus menangani masalah kesehatan di lingkungan Unair. Salah satunya adalah Institute of Tropical Diseases atau Lembaga Penyakit Tropis di Kampus C Unair.

”Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga merupakan lembaga pembinaan, pengembangan, serta pengolaan penelitian penyakit tropis yang juga melibatkan beberapa dokter serta profesor dari beberapa fakultas di Universitas Airlangga. Serta, kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri,” ungkap Ketua Lembaga Penyakit Tropis Unair, Prof. Maria Lucia Inge Lusida saat memberikan sambutan, Jumat (10/5/2019).

Berbagai inovasi serta penelitian terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Hal itu diwujudkan dengan diterimanya kunjungan dari Direktorat Jendral Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ke Lembaga Penyakit Tropis (LPT) UNAIR di Ruang Sidang Utama LPT UNAIR. Acara itu dihadiri langsung oleh Laksamana Pertama TNI, yakni Arie Zakaria.

Dalam sambutannya, Arie Zakaria menyampaikan beberapa informasi terkait dunia kesehatan, termasuk pengalamannya dalam menangani berbagai kasus wabah penyakit di berbagai negara. Ia juga menyampaikan pentingnya integrasi serta kerja sama dalam bidang kesehatan antara militer dengan lembaga sipil dengan mengoptimalkan sumber daya manusia di Indonesia.

”Ke depannya, kita mengharapkan kerja sama militer dengan sipil di bidang riset, baik dalam hal riset dasar, riset aplikasi, riset tentang obat dan segala macam. Itu yang kita inginkan. Karena, kita nggak mungkin berjalan sendiri, SDM kita nggak cukup, anggaran kita juga terbatas,” ujar Zakaria.

Setelah melakukan audiensi dengan beberapa kelompok studi, rombongan Direktorat Jendral Kekuatan Pertahanan juga melakukan tinjauan langsung ke beberapa Laboratorium yang terdapat di LPT UNAIR. Misalnya, laboratorium entomology, malaria, dan dengue.

“Dari kunjungan ini, kami harap akan terjalin kerja sama yang baik antar Militer dengan lembaga sipil pada bidang kesehatan ke depannya,” tutup Zakari.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana