Pariwisata Jatim Meningkat, Maret 2019 Capai Angka Hingga 22,80 Persen

Ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara memadati bibir kawah Gunung Bromo untuk menyaksikan perayaan Yadnya Kasada. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Peningkatan terus dialami oleh bidang pariwisata Jawa Timur oleh kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman). Hal tersebut, dikonfirmasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, yang mengklaim bahwa peningkatan tersebut sudah mencapai angka 22,80 pada bulan Maret 2019.

“Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan Maret 2019 mencapai 21.565 kunjungan. Ini ada kenaikan sebesar 22,80 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 17.561 kunjungan,” ungkap Teguh Pramono, Kepala BPS Jawa Timur saat diwawancarai reporter Sureplus.id via ponsel, Jumat (10/5/2019).

Teguh mengungkapkan, sepuluh negara asal wisman terbanyak yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur pada Maret 2019, yaitu dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, India, Hongkong dan Jerman. Wisatawan mancanegara dari 10 negara tersebut, mencakup 70,03 persen dari total kedatangan Wisman ke Jawa Timur pada Maret 2019.

Dari sepuluh negara tersebut, Wisman paling banyak berasal dari negara Malaysia yaitu dengan kontribusi sebesar 34,95 persen, diikuti Singapura di posisi kedua dengan jumlah 11,30 persen dan Tiongkok di posisi berikutnya berjumlah 8,70 persen.

“Dibanding dengan bulan Februari 2019, kunjungan Wisman dari sepuluh negara utama pada Maret 2019 mengalami kenaikan, yaitu dari 12.922 kunjungan menjadi 15.102 kunjungan,” ujarnya.

Kendati demikian, Wisman dari Amerika Serikat mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan bulan Februari, yaitu naik sebesar 27,10 persen. Sebaliknya wisman dari    Hongkong mengalami penurunan tertinggi selama Maret yaitu turun sebesar 17,44 persen.

“Wisman dari Amerika Serikat mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan bulan Februari, yaitu naik sebesar 27,10 persen. Sebaliknya wisman dari Hongkong mengalami penurunan tertinggi selama Maret, yaitu turun sebesar 17,44 persen,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana