Nilai Tukar Nelayan Maret 2019 Alami Penurunan 0,84 Persen

Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada bulan Maret 2019 turun 0,84 persen. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada bulan Maret 2019 turun 0,84 persen, dari jumlah 127,16 di bulan Februari 2019 menjadi 126,09 di bulan Maret 2019. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima nelayan sebesar 0,30 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar nelayan naik sebesar 0,54 persen.

“Indeks harga yang diterima nelayan pada bulan Maret 2019 dibanding bulan Februari 2019 turun sebesar 0,30 persen, dari 172,82 menjadi 172,29. Tapi kalau dilihat dari tahun kalender, perkembangan indeks herga yang diterima nelayan bulan Maret 2019 terhadap Desember 2018 ada kenaikan sebesar 1,02 persen,” ungkap Teguh Pramono, saat dihubungi reporter Sureplus.id via ponsel, Rabu (10/4/2019).

Teguh mengungkapkan, ada sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan lemuru, ikan tongkol, ikan tembang, ikan bawal, ikan ekor kuning, ikan tuna, kerang, ikan layur, ikan belanak, dan gurita.

Adapun komoditas yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang diterima nelayan, adalah Ikan Teri, Ikan Layang, Ikan Kuniran, Ikan Kerapu, Ikan Swanggi, Ikan Cakalang, Ikan Tenggiri, Rajungan, Udang, dan Ikan Kurisi.

Kendati demikian, Indeks harga yang dibayar nelayan pada bulan Maret 2019 dibanding bulan Februari 2019 naik sebesar 0,54 persen dari 135,90 menjadi 136,64. Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,94 persen.

“Indeks harga Biaya Konsumsi Rumah Tangga bulan Maret 2019 dibanding bulan Februari 2019 naik sebesar 0,94 persen yaitu dari 148,27 menjadi 149,66,” ujar Teguh.

Hal ini, disebabkan karena terjadinya kenaikan pada kelompok bahan makanan sebesar 1,81 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik sebesar 0,26 persen, kelompok kesehatan naik 0,24 persen, kelompok  sandang naik sebesar 0,19 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga naik 0,10 persen, dan kelompok transportasi dan komunikasi yang naik sebesar 0,07 persen.

“Sebanyak sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah Beras, Solar, Ikan Cakalang, Biaya Listrik PLN Gol. I, Telur Ayam Ras, Jeruk, Ikan Mujair, Kentang, Bensin, dan Cabai Hijau,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana