Raja UKM Bagikan Trik Hadapi Persaingan Bisnis di Era Digitalisasi

Royke Sahetapi, seseorang dengan julukan raja UKM yang telah sukses mengembangkan usaha di setiap lini dan kesempatan. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: MEA atau biasa disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN yang masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun lalu mau tak mau harus siap dihadapi warganya. Dalam persaingan dunia UKM (Usaha Kecil Menengah) misalnya, tentu akan semakin alot untuk bertahan, mengingat kompetitor dari dalam maupun luar negeri pun semakin menjamur. Selain tetap menjaga kualitas, para pengusaha juga harus bersaing pada harga jual.

Melihat hal ini, Royke Sahetapi yang mendapat gelar raja UKM pun akhirnya tergerak. Dengan mengajak ratusan masyarakat Sidoarjo, ia memberi bekal warga lokal untuk dapat bersaing dengan warga asing yang mendirikan usaha di Indonesia.

“Kita ini kalau mendirikan usaha jangan terpaku di satu tempat. Melainkan harus kita dirikan di beberapa tempat. Jadi hasil yang akan  kita panen tidak hanya satu sumber. Selain itu juga dengan memperkerjakan masyarakat sekitarnya untuk mengelola usaha kita. Selain memiliki usaha kita akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran,” ungkap Royke saat diwawancarai reporter Sureplus via ponsel, Senin (1/4/2019).

Berbagai trik jitu yang ia lakukan telah menuai hasil yang maksimal. Terbukti dari keberhasilannya memiliki ribuan karyawan di tempat usahanya yang tersebar dari sabang sampai merauke. Berbagai bisnis UKM mulai dari kuliner, produk tas unggulan, toko emas, hingga penyedia jasa pun ia dirikan.

Selain itu, Roy juga merupakan pemilik Sekolah Perhotelan Indonesia Bartender School. Milyarder yang hanya tamatan SMA paket C ini mengajarkan pada ratusan peserta seminar agar menebar usahanya tidak hanya di satu tempat saja.

“Saya selalu berpesan kepada ratusan pengusaha yang hadir pada seminar saya agar tidak memandang UKM merupakan Usaha Kecil Menengah tetapi Milyaran. Seperti yang pernah dikatakan MH. Ainun Najib, “Jangan mengejar uang, tapi uang yang mengejar kita,” ujar Royke

Selain bisnis UKM, pria yang dulunya tinggal di pemukiman gang sempit ini mengajarkan untuk selalu investasi emas. Karena ia yakin harga emas kedepannya akan semakin mahal dan sangat tepat untuk investasi. Roy telah mempraktekkan setiap akhir minggu dirinya selalu membeli emas. Tak heran, saat ini ia telah memiliki sejumlah toko emas yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Dalam kesempatan itu pula, Roy mengingatkan agar pengusaha waspada dan hati-hati dengan inflasi dan penyusutan harga. “Kita harus waspada, karena secara tidak sadar uang kita habis karena dua hal tersebut,” tutupnya.

Leony (25), salah satu pengusaha muda asal Sidoarjo yang pernah mengikuti seminar Royke, mengaku semakin mantap untuk bersaing di dunia usaha. “Belajar dari pak Royke, aku jadi tidak ragu lagi untuk bersaing. Walaupun usaha toko emas yang aku dirikan beberapa tahun lalu harus bersaing dengan yang lain,” ungkap Leony.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana