Pemprov Jatim Gandeng IKMA Dorong Industri Kreatif Alas Kaki

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak saat bersama Rektor UK Petra usai menghadiri acara ‘Makers Talk’. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak berupaya akan terus mendorong perindustrian rakyat dan ekspansi wilayah industri kreatif di Jawa Timur. Salah satunya adalah industri kreatif alas kaki, yang telah banyak diproduksi di wilayah Jawa Timur, seperti di Surabaya. Namun, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan alas kaki ini masih diakui impor sebanyak 60 persen.

“Melalui rencana pembangunan industri alas kaki di Magetan, kita akan membuat terobosan baru mendorong sektor persepatuan di Indonesia. UPT dari Pemprov membuat kawasan yang lebih memadai sebagai bahan baku produksi di Jawa Timur,” ungkap Emil saat sesi wawancara di UK Petra pada acara ‘Makers Talk’, Rabu (20/3/2019).

Emil mengungkapkan, dirinya mendukung penuh pembangunan kawasan penyedia bahan baku sepatu di Magetan. Menurutnya, saat ini tantangan terbesar yang tengah dihadapi yakni limbah. Solusi daripada masalah ini diakuinya masih belum ada solusinya, namun Emil akan terus berusaha mencarikan solusi agar menjadi peluang ketersediaan bahan baku, seperti yang ada di Industri rumahan di Tanggulangin, Sidoarjo.

Senada dengan Emil, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih menjelaskan bahwa pihaknya akan membantu mendorong pembangunan kawasan penyedia bahan baku sepatu di Magetan, Jawa Timur.

“Kebutuhan industri alas kaki di Indonesia selain pasar juga bahan baku. Saya menyambut baik apa yang dilakukan pak Wagub, kalau Magetan bisa dibangun menjadi kawasan yang lebih baik,” ujar Gati.

Ia menjelaskan, produk sepatu lokal di Indonesia sangatlah berkembang. Produk start-up anak muda Indonesia sangat variatif dan memiliki kualitas yang tidak kalah bagus. Gati berharap, dengan dorongan di beberapa daerah penghasil bahan baku, angka import bisa ditekan sebesar 10 persen pada tahun ini.

“Selain bahan baku, pihak kami akan mendorong berbagai sektor industri alas kaki agar semakin berkembang. Salah satunya adalah sektor pendidikan dengan menghasilkan desainer sepatu,” tutup Gati.[DEWID WIRATAMA/DM]