Risma Siapkan Tambahan Pompa Air Untuk Atasi Banjir di Surabaya

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat mengunjungi kawasan Wonorejo, Surabaya yang akan dilakukan penambahan pompa air demi atasi banjir saat hujan mengguyur kota. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Walikota Surabaya, Tri Rismaharini telah membangun tambahan pompa air di beberapa titik Kota Surabaya. Hal tersebut dilakukan untuk menangani banjir yang kerap kali menimpa beberapa lokasi di Surabaya. Program penambahan yang termasuk dalam pematusan ini rencananya juga akan menghapus beberapa pompa yang dianggap tidak efektif.

“Kita juga akan menambah kapasitas disini, itu tujuannya. Tapi saya juga harus jelaskan normalisasi apa saja yang harus dikerjakan,” ungkap Tri Rismaharini saat sesi wawancara di kawasan Mangrove Surabaya, Kamis (14/11/2019).

Risma mengungkapkan, penambahan akan dilakukan di beberapa lokasi, yakni mangrove yang meliputi Penjaringan Sari, Pandugo yang mengarah ke kawasan perumahan pondok nirwana eksekutif. Imbas dari saluran air ini juga akan mengarah ke daerah Rungkut hingga Kampus Ubaya.

Selain itu, penambahan juga akan dilakukan di Kalisari yang posisinya dekat daerah Mulyosari dengan penambahan kapasitas sebanyak 5 m kubik, Kalidami dengan tambahan 4,5m kubik dan Morokrembangan sebanyak 8m kubik. Menurut Risma, penambahan di Morokrembangan membutuhkan panambahan yang lebih banyak lantaran kawasannya yang luas.

“Penambahan juga akan dilakukan di Ikan Mungsing sekitar 4m kubik untuk mengawal daerah Rajawali, dari SMP 5 sampai Pesapen kemudian Perak. Kalau yang di Sumber Rejo untuk daerah stadion dan pakal,” ujar Risma.

Ia menambahkan, bahwa daerah Petekan Surabaya merupakan proyek lanjutan untuk mencegah rob air laut yang masuk ke sungai kalimas. Memang hujan di kota Surabaya tidak sering turun, namun sekali hujan mengguyur, daerah selalu banjir lantaran adanya air laut yang masuk ke saluran. Ia menjelaskan, dengan adanya pintu air disana, ketika rob maka pintu akan ditutup dan dipompa selepas hujan.

“Insyaallah akan selesai tahun ini, Cuma tahun depan pasti akan ada penambahan lagi melihat uang kita sekarang juga terbatas. ” tutup Risma.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana