ITK Jatim Triwulan 2018 Alami Peningkatan Signifikan Hingga 113,83 Persen

ILUSTRASI – Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Jawa Timur pada Triwulan IV-2008 tercatat sebesar 113,83 persen. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Jawa Timur pada Triwulan IV-2008 tercatat sebesar 113,83 persen. Hal ini dikonfirmasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, yang mengklaim bahwa kondisi ekonomi konsumen kali ini jauh lebih baik, yakni mencapai 15,9 poin lebih banyak dibanding Triwulan III-2018.

“Pada periode Oktober-Desember 2018, tercatat dua event besar yang mendongkrak optimisme konsumen, yaitu peranan hari raya Natal dan Tahun Baru 2019. Kedua event itu, juga dibantu oleh Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas),” ungkap Teguh Pramono saat ditemui reporter Sureplus.id di Gedung BPS, Jumat (15/2/2019).

Teguh mengungkapkan, momen tersebut berlangsung tepat pada saat cairnya tunjangan Natal dan bonus tahunan para karyawan swasta. Untuk Harbolnas sendiri,     tercatat transaksi sebanyak Rp 6,8 Trilyun dan Jawa Timur merupakan wilayah transaksi ketiga sebesar setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Dibandingkan tingkat nasional, ITK Triwulan IV-2018 di Jawa Timur lebih tinggi, demikian juga perkiraan pada Triwulan I-2019. Menurut data yang dihimpun BPS, ITK Triwulan IV-2018 Jatim sebanyak 113,83 dibandingkan dengan nasional yang berjumlah 110,54 poin.

“Untuk perkiraan Triwulan I-2019, Jatim optimis akan mencapai angka 111,11 dibanding nasional sejumlah 104,03 poin,” ujar Teguh.

Pada Triwulan I-2019, Jatim masih optimis dengan angka tersebut meskipun masih lebih rendah 2,72 poin dibanding Triwulan IV-2018. Besaran ITK tersebut, didasarkan atas perkiraan Indeks pendapatan rumah tangga mendatang yang meningkat menjadi 119,41. Sementara indeks pembelian barang tahan lama, mengalami penurunan sampai pada level 96,56 (pesimis).

Optimisme pendapatan yang meningkat dikalangan masyarakat, diduga lantaran kenaikan nilai upah minimum provinsi (UMP). Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, dan kemeriahan Imlek 2570 pada bulan Februari juga memeberi andil optimisme konsumen pada awal tahun 2019.

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di pulau Jawa, Jatim kali ini menduduki posisi ketiga setelah DI Yogyakarta dan DKI Jakarta. Posisi Keempat Banten  (111,35), diikuti oleh Jawa Tengah (110,17).

“Perkiraan ITK Triwulan I-2019 Jawa Timur, menempati posisi ketiga dibanding provinsi lain di pulau Jawa. Banten posisi pertama, kedua DI Yogyakarta, sementara Jawa Barat pada posisi terakhir dengan perkiraan ITK sebesar 101,76,” tutup Teguh.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana