Inovasi Metode Belajar Bahasa Inggris Terkini Khusus Anak Usia 3-6 Tahun

Talkshow parenting bertema “Meet with Roddy and Friends”, yang diselenggarakan oleh English First (EF) Indonesia di Pakuwon Mall FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Anak pada usia dini (3–6 tahun) memiliki kemampuan sangat cepat untuk menyerap informasi, sehingga penting bagi anak untuk belajar mengenal, memahami, menggunakan, dan menikmati bahasa dalam mengasah kemampuan literasi. Sebagai upaya untuk mendukung hal tersebut, English First (EF) for Kids & Teens meluncurkan program EF Small Stars terbaru, melalui sebuah acara parenting talk show bertajuk, ”Meet with Roddy & Friends” yang bertempat di EF PTC Pakuwon Mall Surabaya.

Dalam acara ini dihadiri oleh KOL (Key Opinion Leader) ternama Surabaya (1/2). Selain acara bincang tamu dengan KOL, acara tersebut juga memiliki sesi mencoba kelas terbaru Small Stars sehingga orang tua, anak-anak serta pihak sekolah yang hadir dapat merasakan pengalaman belajar dengan metode pembelajaran EF Small Stars dalam mendukung kemampuan literasi dan intelegensi anak.

“Melalui materi pembelajaran dan aktivitas yang menyenangkan, anak pun akan memiliki antusiasme belajar yang tinggi dan menikmati proses belajar, sehingga mampu mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri dengan lebih baik,” ungkap Eizabeth Maria, Regional Director EF Indonesia saat di wawancarai reporter Sureplus.id di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (1/2/2019).

Maria mengungkapkan, memang sangat perlu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan anak untuk menghadapi era saat ini dan masa depan. Ia mengklaim pihaknya melakukan inovasi pada program EF Small Stars, lantaran ingin mendampingi anak-anak mengembangkan kemampuan literasi dini mereka melalui bahasa Inggris.

Kendati demikian, hasil penelitian terbaru pendidikan dalam P21 Framework for 21st Century Skills menyatakan bahwa terdapat beberapa keterampilan yang diperlukan siswa agar berhasil dan sukses di masa depannya, diantaranya yaitu; kemampuan berpikir kritis, kreativitas, keterampilan komunikasi, literasi (informasi dan teknologi), sosial dan kolaborasi.

“EF Small Stars adalah program pendidikan bahasa Inggris non formal khusus untuk anak usia 3-6 tahun. Program ini menggunakan metode belajar holistik dengan pendekatan pendidikan yang disesuaikan dengan tahapan usia anak. Pembelajaran ini dirancang agar dapat mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, kemampuan motorik halus dan kasar, serta kemampuan bahasa dan kognitif mereka dengan optimal,” ujar Maria.

Di kesempatan terpisah, Elizabeth Santosa atau yang akrab disapa Lizzie, Psikolog Pendidikan dan Anak, menyampaikan mengenai peran penting pengembangan bahasa sebagai dasar keterampilan dalam membantu mengoptimalkan kemampuan kognitif, emosional dan sosial anak. Hubungan dan keterlibatan orangtua merupakan pondasi penting atau titik awal kebahagiaan anak yang berdampak positif terhadap perkembangan psikososial mereka.

“Maka penting bagi orangtua untuk membuat anak-anak mereka bahagia. Mengapa? Karena anak-anak yang bahagia akan memiliki kesadaran diri, manajemen diri dan keterampilan sosial yang baik, serta dapat memiliki kemampuan melakukan pengambilan keputusan yang lebih baik. Semua itu penting dan terkait dengan hasil yang akan mereka peroleh di masa depan diantaranya yaitu keberhasilan pendidikan, misalnya menyelesaikan gelar sarjana, peningkatan atau kesuksesan karier dan lainnya seperti, lebih kecil kemungkinannya untuk mereka melakukan tindakan yang melanggar hukum,” kata Lizzie.

Melalui inovasi pada EF Small Stars, mereka berharap supaya program ini dapat menjadi solusi bagi para orangtua yang ingin mengembangkan kemampuan literasi dan komunikasi anak melalui bahasa Inggris, sebagai persiapan kemampuan akademik mereka saat memasuki Sekolah Dasar dan sebagai bekal keterampilan yang diperlukan di masa depannya kelak.

“Intinya inovasi program ini diluncurkan guna membantu mengembangkan kemampuan akademik, kompetensi dan karakter anak melalui materi dan lingkungan belajar yang berorientasi pada perkembangan masing-masing anak,” tutup Lizzie.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana