Bappeko Surabaya Beberkan Rancangan Pembangunan Infrastruktur Surabaya

Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi saat jumpa pers di gedung humas pemkot Surabaya. Dia menjelaskan perihal beberapa rencana pembangunan kota Surabaya di berbagai bidang dalam tahun 2019 ini. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Pembangunan infrastruktur Surabaya hingga saat ini masih dalam perencanaan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi. Berdasarkan prosesnya, kali ini Pemkot Surabaya akan membangun beberapa fasilitas umum.

“Salah satunya yaitu jalan dan pedestrian. Khusus untuk pembangunan jalan akan dilakukan di Jalan Lingkar Luar Timur (Ruas Frontage Nambangan-Kyai Tambak Deres), Jalan Lingkar Luar Barat (Ruas Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo), Jalan Merr, Jalan Raya Wonokromo (frontage), jalan akses lapangan tembak, Jalan Kauman, dan pembangunan Jebatan Joyoboyo Wonokromo,” ungkap Eri saat jumpa pers di Gedung Humas Pemkot Kota Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Eri menjelaskan, untuk pembangunan pedestrian akan difokuskan di Jalan Kertajaya Sisi Selatan, Jalan Dr. Soetomo sisi utara dan sisi barat selatan, Jalan Dharmahusada ke barat, Jalan Perak Barat, Jalan Nginden sisi timur, Jalan Kedungdoro sisi barat, Jalan HR Muhammad, Jalan Demak, Jalan Manyar Kertoarjo sisi utara, Jalan Gentengkali, Jalan Bubutan sisi timur, Jalan Mayjend Sungkono, dan Jalan Bubutan (sentra PKL Indrapura).

Menurutnya, pemkot Surabaya juga akan segera menuntaskan pembangunan pompa jembatan petekan, lantaran tingkat urgenitas yang tinggi dan beberapa hari lalu pihak pengembang jembatan tersebut telah putus kontrak. Rencananya, pompa akan dibangun dengan kapasitas 24 meter persegi/detik.

“Sedangkan khusus pembangunan drainase, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan akan berfokus di saluran diversi Gunungsari, saluran Underpass Bundaran Satelit, saluran Barata Jaya menuju Boezem Bratang, saluran Kebonsari, saluran banyu urip kidul, saluran Jalan Rejosari, saluran Jalan Ngagel Jaya Utara, saluran Jalan Wonorejo, Saluran Tambak Adi dan saluran Jalan Manukan Tengah. Kami juga akan menambahkan beberapa kapasitas pompa air di rumah pompa,” ujarnya.

Eri menegaskan, pada tahun 2019 ini Pemkot Surabaya juga akan memberikan fokus pada pemutaakhiran data penduduk miskin sebagai dasar pemberian intervensi dari pemkot. Nantinya, akan ada sinkronasi dan integrasi antara data penduduk berpenghasilan rendah dengan data kependudukan, sehingga nantinya akan diketahui jumlah total penduduk miskin atau kurang mampu di Kota Surabaya, dan dititik mana saja pembenahan infrastruktur akan dijalankan.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan berbagai pembangunan fasilitas olahraga dan berbagai gebrakan di Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Termasuk pula di Dinas Koperasi serta pengaturan Sentra-sentra PKL di Surabaya.

“Itulah berbagai pembangunan yang besar-besar yang akan dilakukan Pemkot Surabaya selama tahun 2019 ini. Semoga bisa tercapai semuanya, kami mohon doanya kepada semuanya,” tutup Eri.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana