Ibis Surabaya City Center Hadirkan Santapan Tradisional Khas Jawa Bali Kreasi Chef Rio

Aneka kuliner khas Jawa Bali yang disajikan di restoran Ibis Surabaya Center. Berbagai menu makanan ini dikreasikan oleh chef Rio Budi Cahyono, Executive Chef Ibis Surabaya City Center dalam acara launching menu bertema “Traditional Taste Buffet Dinner”. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Penyajian masakan ala barat merupakan hal yang sering ditemui di banyak hotel kota Surabaya. Namun, kali ini Ibis Surabaya City Center menghadirkan cita rasa tradisional yang dapat menggugah selera. Berbagai santapan ini, disajikan langsung oleh Chef Rio Budi Cahyono yang merancang makanan khas dari daerah Jawa dan Bali.

“Ini merupakan lanjutan yang beberapa waktu lalu di hotel Mercury.  Kali ini, Ibis Surabaya City Center menghadirkan cita rasa menu tradisional Jawa dan Bali, dalam Paket Makan Sepuasnya (All U Can Eat),” ungkap Rio Budi Cahyono, Executive Chef Ibis Surabaya City Center, saat sesi wawancara di hotel Ibis Basuki Rahmat, Senin (21/1/2019).

Menu ini, juga dibuka pada hari Kamis dan Jumat mulai pukul 18.00 hingga 21.00 wib, dengan tema Tradisional Taste Buffet Dinner, sajian menu yang disajikan berganti-ganti.  Menu yang disajikan antara lain, Sate Lilit, Tum Ayam, Tahu Campur, Gudeg Jogja, Ayam Betutu, Gado-gado, Soto Betawi, krecek dan aneka dessert.

Rio menjelaskan, paket Traditional Taste ini dipilih lantaran menu-menu tradisional selalu menjadi best seller di restorannya. Ia berdalih, makanan peminat makanan ala western saat ini di kota pahlawan saudah mulai jarang. Hal tersebut menurutnya, menunjukkan bahwa menu-menu tradisional tidak pernah membosankan dan akan selalu dicari dimanapun.

“Untuk periode Januari hingga Februari, menu yang dipilih adalah Jawa dan Bali sebagai trial. Sedangkan untuk bulan-bulan selanjutnya, akan dipilih menu dari daerah lainnya yang tidak kalah menarik” ujar Rio.

Chef tersebut menambahkan, dalam waktu dua hari selama Januari dan Februari tersebut, dalam sehari bisa menyajikan hingga lima menu yang berasal dari seluruh penjuru pulau Jawa dan Bali. Menurut Rio, bahan-bahan untuk makanan Jawa dan Bali tidak susah ditemui, lantaran banyak dijualkan di berbagai pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional di Surabaya.

“Kita lihat dahulu, jika dalam jangka waktu dua bulan ini penjualan meningkat, kita akan mencoba makanan dari daerah lain. Seperti masakan Padang dari Kalimantan, juga ada dari Sumatra, Sulawesi, dan bahkan dari Papua,” tutup Rio.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana