Mahasiswa Asal Surabaya Temukan Inovasi Anti Nyamuk Dari Bahan Dapur

Inovasi anti nyamuk NAPYTI (Natural Sleepy Body Lotion), inovasi karya mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dini Kartini. Ia berhasil membuat terobosan bersama teman-teman satu kampusnya. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA – SUREPLUS : Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia setiap tahunya selalu selalu meningkat, apalagi disaat musim hujan seperti sekarang. Melihat hal tersebut, Dini Kartini, salah seorang mahasiswa program studi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) membuat NAPYTI (Natural Sleepy Body Lotion).

NAPYTI sendiri merupakan sebuah terobosan baru lotion anti nyamuk dari bumbu dapur yang biasa ada di rumah. “Kami menemukan bahwa penyakit yang paling banyak di daerah ini adalah DBD, sehingga membuat kami berfikir apa yang bisa kami lakukan untuk meminimalisir penyakit ini, munculah ide membuat NAPYTI,” ungkap Dini Kartini, saat ditemui reporter Sureplus.id di UM Surabaya, Kamis (18/1/2019).

Menurut Dini, Bahan membuat NAPYTI sangat mudah didapatkan di dapur rumah. Bahan-bahannya yakni kunyit 30 gram,  beras 50 gram,  minyak lavender 5 mili,  garam dapur 20 gram,  cengkeh 30 gram,  jahe 50 gram.

Untuk bahan-bahannya sendiri bisa disesuaikan dengan selera dan jumlah orang. Cara membuatnya juga sangat mudah dengan memotong, lalu mengeringkan semua bahan dengan sinar matahari.

“Setelahnya semua bahan di blender atau tumbuk sampai halus dengan air secukupnya, terakhir saring bahan sampai benar-benar halus dan langsung bisa dioleskan pada bagian tubuh,” lanjutnya

Dini menambahkan, semua bahan yang digunakan merupakan gabungan dari berbagai jurnal yang sudah meneliti manfaat bahan tersebut terhadap kulit juga efeknya untuk mengusir nyamuk.

Semua bahan ini, kumpulan dari jurnal-jurnal hasil penelitian yang ia dan teman-temannya rangkum, dan sudah diuji coba di panti jompo sebelumnya, hasilnya sangat bagus di kulit,” ucap wanita berkerudung ini.

Dini juga menginformasikan,  selain untuk mengusir nyamuk, NAPYTI bermanfaat untuk  meningkatkan daya tahan tubuh serta mengangkat sel kulit mati, karena ada kandungan natrium pada garam yang membantu kulit untuk teregenerasi.

“Harapan saya sih, dengan adanya terobosan baru ini bisa berguna untuk masyarakat agar penyakit DBD di daerah Kelurahan Wonorejo dan Medokan Ayu bisa berkurang,” tutup Dini.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana