Salah Satu Universitas di Surabaya Luncurkan Inovasi Permainan Penunjang Kecerdasan Matematika

Macam-macam media pembelajaran,rancangan mahasiswa prodi matematika UM Surabaya. Selain untuk pembelajaran secara materi, media ini juga diklaim dapat membuat suasana belajar semakin aktif, lantaran inovasi tersebut merupakan sarana belajar dan bermain bagi siswa SD. FOTO: SUREPLUS/ DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Universitas Muhammadiyah Surabaya, menggelar kuliah umum dengan memamerkan beberapa inovasi produk kreasi penunjang kecerdasan matematika oleh beberapa mahasiswa. Berlokasi di gedung At-Tauhid, acara yang bertemakan “Implementasi Literasi Matematika di Era Revolusi Industri 4.0” ini dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Matematika UM Surabaya.

“Sekarang industri 4.0 kan sudah berjalan. Kalau begitu kita tidak lagi menghadapi, namun bagaimana caranya untuk menjalani. Maka dari itu mahasiswa perlu tahu bagaimana cara meng-implementasikan literasi matematika dalam kehidupan sehari,” ungkap Endang Suprapti, Kaprodi Pendidikan Matematika UM Surabaya, saat diwawancarai reporter Sureplus.id, Senin (14/1/2019).

Menurut Endang, memang saat ini mahasiswa prodi matematika UM Surabaya tengah didorong untuk selalu menciptakan inovasi, terutama produk sebagai media pembelajaran bagi masyarakat.

Mahasiswa yang berkontribusi dalam inovasi ini, datang dari berbagai semester dari prodi matematika. Dengan kreatifitas mereka, mereka menggunakan limbah maupun barang-barang bekas untuk dijadikan media pembelajaran matematika yang sangat menarik.

Adapun media pembelajaran tersebut, yakni Telur Perkalian (Luper) yang dibuat oleh Salsabila, Andriani, Andista dan Hani. Media ini terbuat dari limbah botol bekas dan pipa, yang didesain berbentuk ayam yang sedang bertelur dalam jumlah yang sangat banyak. Yang kedua yakni Squzzle, inovasi yang dibuat oleh Latif dan Herawati yang merupakan mahasiswa semester akhir. Medianya ini terbuat dari limbah kayu, yang dibuat berbentuk datar dan berwarna.

“Yang terakhir yakni Go To Pamat, media pembelajaran yang dibuat oleh Lala Anggraini dan Dewi Suwaibah. Mereka berdua membawakan produk ini khusus untuk siswa SD kelas IV agar lebih menyenangkan dalam belajar,” ujar Endang.

Selain memberikan media pembelajaran, acara ini juga digelar dalam rangka menjaga tali silaturahmi dengan seluruh mahasiswa angkatan 2015 hingga 2018, dosen dan alumni prodi matematika. Disamping itu, prodi matematika UM Surabaya juga memberikan materi bagaimana peng-aplikasian ilmu matematika yang ada dimasyarakat selama ini.

“Jadi harapannya kedepan, dengan kuliah umum ini mahasiswa kita tidak hanya cerdas di dalam, terlebih karena kelak mereka akan menjadi guru yang tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga guru yang inovatif,” tutup Endang.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana