Masyarakat Surabaya Isi Liburan dengan Manfaatkan Fasilitas Taman Watu-Watu Kenjeran

Salah satu pengunjung Taman Watu Watu Surabaya, yang sedang melakukan jogging di pagi hari. Taman tersebut ramai dikunjungi pada saat pagi dan sore hari, dengan pengunjung dari berbagai area Surabaya. FOTO: DISHUB

SURABAYA-SUREPLUS: Taman yang didirikan oleh pemerintah kota Surabaya beberapa bulan lalu dimanfaatkan masyarakat kota Surabaya dalam berbagai aktivitas. Kegiatan tersebut mulai dari nongkrong, wahana bermain anak-anak, pembuatan video hingga spot foto. Pembangunan taman ini sendiri, mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat sekitar maupun pengunjung dari berbagai area Surabaya.

“Kita disini lagi ambil gambar buat tugas kuliah. Kebutulan, di daerah Kenjeran sini ada taman dan pemandangan laut juga, jadi ya bisa dapat dua momen sekaligus,” ungkap Reno Defara, mahasiswa salah satu kampus di Surabaya, yang sedang mengerjakan tugas fotografi saat ditemui reporter Sureplus.id, Senin (15/1/2019).

Reno menambahkan, dirinya besama teman-temannya selain mengerjakan tugas kuliah, mereka juga sering mengadakan diskusi di tempat hijau tersebut. Sesekali ia berkunjung hingga larut malam demi menikmati semilir angin, sembari menikmati kopi bersama teman-temannya sekelas.

Sebelum menjadi taman, tempat ini merupakan tambak pancing milik masyarakat sekitar daerah watu-watu. Bahkan, pada saat pembangunan baru selesai pun telah banyak pemuda pemudi dan keluarga yang berkunjung demi menikmati suasana asri taman dan pemandangan lautan. Taman ini biasanya ramai di kunjungi sekitar jam 3 hingga 5 sore menjelang matahari terbenam.

Tidak hanya Reno, sejumlah keluarga juga terlihat bermain bersama di ayunan dan beberapa fasilitas lain. “Saya asli Surabaya, tinggal di dekat sini juga. Daripada jauh-jauh ke taman yang lain mendingan kesini saja. Toh ya bagus juga kalau sudah dibangunkan taman seperti ini,” ujar Heri Hartanto, salah satu pengunjung bersama keluarganya.

Sejumlah pedagang juga mengaku mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak di tempat tersebut. Para pedagang tersebut didominasi  oleh warung kopi, jajanan kerupuk ikan, penjual mainan dan sewa perahu. Meskipun tidak setiap hari ramai, namun para pedagang ini tidak terlalu ambil pusing lantaran pasti ada saja pembeli yang datang.

“Biasanya hari Jumat sampai minggu saya bisa dapat keuntungan sekitar lima puluh ribu. Kalau hari-hari biasa mungkin sekitar dua puluh ribu keatas,” kata Rendian, penjual jajanan kerupuk ikan di taman tersebut.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana