Inovasi Awal Tahun 2019, Accors Hotel Pajang Menu Khas Baru

SURABAYA-SUREPLUS: Di tahun baru 2019 banyak yang menciptakan resolusi baru, terlebih makanan yang menjadi kebutuhan setiap insan. Accors Hotel, yang menjadi salah satu destinasi hotel favorit di Surabaya, tak ingin ketinggalan dalam merancang resolusi untuk tahun 2019 ini. Inovasi tersebut, dikenalkan dalam acara Launching Serentak Promotion FOOD AND beverage Program di Hotel Mercure, dengan mengundang Cheff dari hotel-hotel ternama di Surabaya dan Malang.

“Kali ini kami menggunakan konsep western, namun menggunakan rempah-rempah dan ikan khas Indonesia,” ungkap Kelana, salah satu chef dari Novotel yang hadir ditempat, saat diwawancarai reporter Sureplus, Sabtu (12/1/2019).

Accors Hotels Surabaya pun tak ingin tertinggal akan kenikmatan makanan yang tak itu-itu saja, dengan menyajikan menu baru yang terinspirasi dari menu Western yang diolah dengan bahan lokal dan berciri khas Indonesia. Dalam pembukaan makanan baru, semua cheff yang hadir membuat makanan pembuka hingga penutup di depan tamu undangan.

Kelana mengatakan, menu utama terbaru yang disajikan yakni Steammed Garupa, dengan bahan utama Ikan Kerapu. Ikan ini merupakan ikan pengganti dari ikan Salmon. ia mengungkapkan, bahwa Ikan Kerapu ini kaya dengan kandungan gizi seperti Omega 3, E sseng, Magnisium, Fosfor, dan lemak jenuhnya yang tinggi.

Menurut Kelana, ikan tersebut sangat cocok untuk dikonsumsi bagi orang yang mengidap sakit jantung karena, mengandung anti oksidan. Selain itu, ikan kerapu bagus dikonsumsi untuk orang yang ingin menjaga postur tubuh atau diet karena kandungan protein yang tingi dan kalori yang rendah, serta mudah ditemui di pasar Indonesia.

Untuk proses pengolahan sendiri, ikan tersebut dimasak dengan cara dikukus. Sebab, menurutnya jika ikan direbus maupun digoreng akan dapat mengurangi kandungan gizi dengan jumlah yang banyak. Memasaknya sendiri tidak boleh terlalu lama, di mana jika ikan dengan ukuran 100 hingga 120 gram tidak boleh lebih dari 10 menit proses pengukusannya.

“Untuk mengurangi rasa amis, proses pengolan bisa menggunakan rempa-rempa seperti jahe, bawang bombai. Dan agar tampilan lebih menarik dan aroma makanan wangi, bisa menggunakan pandan/daun ketumbar dan diikattkan ke ikan,” kata Kelana.

Chef Kelana pun berpesan agar masyarakat lebih kreatif untuk mengolah makanan lokal. “Karena di Indonesia banyak jenis makanan yang berpotensi untuk dikembangkan,” tutupnya.[DEWID WIRATAMA/DM]

Editor: Dony Maulana