BPJS Pertegas Kerja Sama dengan Fasilitas Kesehatan di Surabaya

BPJS melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan RS Husada Utama, dengan fokus tetap melayani peserta Jaminan Kesehatan sesuai regulasi yang berlaku. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi. Maka BPJS mengadakan penandatanganan MoU bersama beberapa fasilitas kesehatan di Surabaya. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Akreditasi merupakan regulasi yang menjadi syarat wajib. Sesuai dengan Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di pasal 67, untuk fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, dan ketentuan persyaratan diatur dalam Peraturan Menteri,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Herman Dinata Mihardja, saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id, Sabtu (12/01/2019).

Kementerian Kesehatan melalui Surat HK.03.01/Menkes/18/2019, mengenai Perpanjangan Kerja Sama Rumah Sakit Dengan BPJS tanggal 04 Januari 2019, memberikan rekomendasi kepada Rumah Sakit (RS) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk dilakukan akreditasi, berdasarkan kajian dan pertimbangan tertentu diperlukan untuk memenuhi pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), demi memperpanjang masa kontrak kerja sama dalam pelaksanaan JKN.

“Kami telah melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan RS Husada Utama, dengan fokus tetap melayani peserta Jaminan Kesehatan sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku. Mudah-mudahan ke depan, pelayanan yang diberikan semakin lancar, sembari menunggu proses akreditasi yang dijadwalkan tanggal 29 Januari 2019 oleh KARS,” ujar Herman.

Hadir dalam acara penandatanganan ini, Plt. Direktur RS Husada Utama R. Hariadi mengatakan bahwa pihaknya akan sangat memperhatikan masalah pelayanan pada pasien peserta program JKN-KIS dan terkait akreditasi tidak ada masalah mengenai hal itu, hanya menunggu jadwal dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saja.

Hariadi menambahkan, mengenai fasilitas semua perbaikan sudah dilaporkan untuk keperluan proses akreditasi. Perbaikan yang dimaksud, yakni penambahan fasilitas-fasilitas untuk pelayanan kesehatan, sehingga pihaknya yakin tidak akan ada masalah untuk proses ke depannya nanti.

Penandatanganan perpanjangan kerja sama dengan RS Husada Utama adalah bagian dari agenda tahunan yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Surabaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada peserta Program JKN-KIS. “Sampai dengan saat ini terdapat 48 rumah sakit dan klinik Utama yang telah menjalin kerja sama pelayanan kesehatan dengan BPJS Cabang Surabaya” tutup Herman. (DEWID WIRATAMA/AZT)

Editor: Aziz Tri P