JNE Pastikan Stabilitas Pengiriman Terjaga Saat Tahun Baru

Kantor Jasa Pengiriman JNE yang berada di jalan Juanda, dekat dengan Bandara Juanda. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Jasa Pengiriman Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memastikan tidak adanya overload (kelebihan beban) pengiriman  menjelang tahun 2019. Meningkatnya permintaan, pengiriman barang menjelang tahun baru pun tidak menjadi kendala yang serius bagi JNE. Hal ini, lantaran peningkatan permintaan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan di beberapa sektor, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, jaringan, serta IT.

Dari peningkatan sektor, JNE menjalankan beberapa strategi distribusi agar pengantaran dapat dilakukan dengan lebih lancar. Contoh dari peningkatan yang dilakukan, demi mengembangkan kapasitas pengiriman yang bertambah dari tahun ke tahun, yakni penambahan tiga hub operasional baru di Surabaya.

“Namun pada akhir tahun 2018 lalu, kendala terjadi di pihak kargo udara atau maskapai dimana untuk pengiriman antar pulau ke beberapa destinasi terhambat karena berkurangnya jadwal penerbangan,” ungkap Andi Fachry Makkasau, Head Sales and Marketing JNE Surabaya, saat dihubungi reporter Sureplus.id via email, Jumat (4/1/2019).

Ia melanjutkan, hal tersebut berdampak langsung kepada JNE dan para perusahaan jasa pengiriman lainnya karena paket amanah para pelanggan terhambat didistribusikan oleh pihak maskapai penerbangan dan menumpuk di gudang kargo udara dimana wilayah tersebut diluar kewenangan seluruh perusahaan jasa pengiriman ekspres.

“Kurang dari Satu persen pengiriman JNE yang mengalami kendala dan hingga kini jasa pengiriman tersebut terus berupaya, agar tidak terjadi problematika yang besar,” ujar Andi.

Dirinya juga mengklaim, bahwa penurunan kualitas pelayanan umumnya terjadi pada akhir tahun, oleh maskapai penerbangan terhadap perusahaan jasa pengiriman.

Terkait dengan peningkatan layanan, JNE saat ini sedang membangun Mega hub di wilayah Tangerang, Banten. Lokasi tersebut terletak di dekat dengan bandara Soetta, dan infrastruktur ini diklaim akan mendorong percepatan sorting process paket pelanggan, sehingga JNE akan dapat menangani hingga satu juta paket perhari ke berbagai destinasi.

“Selain itu, JNE juga mengembangkan dan meningkatkan produk JTR untuk kebutuhan full truck dan moving, serta menyediakan solusi warehouse/fullfillment,” tutup Andi.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana