Konsistensi Muhayana Hadirkan Suplemen VCO

Minyak kelapa murni atau VCO (virgin coconut oil) buatan Muhayana tak hanya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit dalam dan luar. Kadar air dan kadar asam lemak yang terkandung menjadikan VCO mampu bertahan lama dalam penyimpanan. FOTO: SUREPLUS/AGUS HIDAYAT

BANGKALAN-SUREPLUS: Hampir semua bagian pohon kelapa mempunyai nilai guna. Buah kelapa sendiri tak hanya identik dibuat santan, namun juga dapat digunakan sebagai pelengkap resep makanan. Jika ingin bernilai ekonomis lebih tinggi, buah kelapa dapat diproses menjadi minyak kelapa murni.

Muhayana (52) adalah salah seorang pembuat minyak kelapa murni atau yang sering disebut VCO (virgin coconut oil). Perlahan tapi pasti, konsistensi usaha yang dijalankan telah mendatangkan hasil secara ekonomis. Meski konsumen dan wilayah pemasarannya terbatas, namun khasiat VCO buatan Muhayana diakui oleh mereka yang pernah mengkonsumsi.

“Saya menjalankan usaha ini sejak tahun 2006. Awalnya ada petugas penyuluh lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Bangkalan yang memperkenalkan VCO lewat kelompok wanita tani. Setelah petugas itu mempraktikkan cara pembuatan VCO, saya langsung tertarik,” kata wanita yang tinggal di Jalan Kyai Mala, Kampung Buluh, Desa Dakiring, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, kepada Sureplus.id, Selasa (01/01/2019).

Menurutnya, pembuatan VCO sebenarnya tergolong tidak rumit, namun butuh perhatian ekstra. Diawali ketelitian dalam pemilihan bahan kelapa, kemudian kecermatan serta kesabaran dalam tiap proses pembuatannya. Ini tak lain agar menghasilkan VCO dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, serta bau yang khas. VCO dengan kualitas baik bisa disimpan dalam waktu lama, bahkan sampai bertahun-tahun.

“Meski telah sesuai tahapan pembuatan adakalanya VCO yang dihasilkan sedikit. Bahkan pernah tidak menghasilkan sama sekali. Kegagalan adalah risiko yang harus saya terima. Namun sejauh ini VCO yang saya buat lebih banyak berhasil,” ujar Muhayana yang dari awal tak lupa mendokumentasikan setiap pembuatan VCO lewat catatan di buku.

Selain dari segi harga jual cukup menjanjikan, pembuatan VCO punya sejumlah keunggulan. Pertama, tidak membutuhkan biaya yang mahal karena bahan baku mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Kedua, cara pengolahan yang sebenarnya sederhana. Ketiga, penggunaan energi yang minimal karena tidak menggunakan bahan bakar, sehingga kandungan kimia dan nutrisi tetap terjaga, terutama asam lemak dalam minyak.

Pada intinya VCO didapat dari proses akhir pembuatan, yaitu pengendapan. Setelah diendapkan yang memakan waktu paling lama dua hari satu malam nantinya akan terlihat tiga lapisan yang berbeda. Masing-masing adalah blondo (ampas minyak kelapa), VCO, serta air. Meski tak dipakai, blondo dapat diolah menjadi berbagai camilan. Posisi ketiga jenis lapisan tersebut bisa berubah-ubah setiap kali pembuatan. Namun menurut Muhayana, tak jarang pula proses pengandapan tersebut hanya berlangsung sehari.

VCO buatan Muhayana dikemas dalam botol bening ukuran kecil dengan berat isi 140 mililiter. Terbuat dari sari kelapa murni dan tanpa bahan pengawet. Dijual dengan harga Rp.45.000 per botol. Bisa digunakan oleh segala umur jika penggunaannya untuk obat luar. Jika dikonsumsi atau diminum, sebaiknya mulai usia 10 tahun keatas. Dianjurkan diminum dua kali sehari setelah makan, dengan takaran satu sendok makan. “Jangan sekali-kali diminum sebelum makan karena bisa berakibat sakit perut. Saya telah merasakan hal itu,” cetusnya.

Dikatakannya, produk yang tergolong suplemen ini bisa dikonsumsi untuk mendukung penyembuhan berbagai penyakit seperti diabetes, jantung koroner, hipertensi, hepatitis, kanker, prostat, asam urat, serta influensa. Selain itu, mengkonsumsi VCO juga bisa menurunkan berat badan serta melancarkan pencernaan.

“Pernah ada seorang tetangga yang terkena diabetes. Setelah mengkonsumsi 10 botol berturut-turut ditambah lima botol lagi untuk menjaga kebugaran, dia mengaku tak ada keluhan lagi soal diabetes. Untuk obat luar dengan cara dioleskan. VCO juga bisa menyembuhkan koreng, luka bakar, melembabkan wajah, mengatasi jerawat, kondisioner rambut, juga bisa digunakan untuk minyak pijat,” ungkap Muhayana.

Produk VCO buatan Muhayana sejauh ini tersedia di dua tempat di Bangkalan. Salah satunya di Rumah UMKM Jokotole Collection. Konsumen juga bisa membeli secara online atau datang langsung ke kediaman Muhayana. Biasanya ia memproduksi VCO sekali dalam sebulan. Selain untuk kebutuhan stok, juga melayani permintaan jika sewaktu-waktu ada yang membutuhkan. (AGUS HIDAYAT/AZT)

Editor: Aziz Tri P