Jumlah Wisatawan Asing Naik, Destinasi di Jawa Timur Kebanjiran Turis

ILUSTRASI: Ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara memadati bibir kawah Gunung Bromo untuk menyaksikan perayaan Yadnya Kasada beberapa waktu lalu. FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Jumlah peningkatan pengunjung wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur meningkat hingga November 2018 lalu. Dalam pelaporan bulanan, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat wisman meningkat hingga 29.992 kunjungan. Angka tersebut, naik sebesar 15,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 25.938 kunjungan.

“Perkembangan kunjungan wisman di Jawa Timur, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Hal tersebut lantaran upaya maksimal oleh pemerintah dan masyarakat Jawa Timur dengan memunculka obyek wisata baru,” ungkap Teguh Pramono, saat ditemui di gedung BPS Jatim, Kamis (3/1/2019).

Teguh melanjutkan, pola kedatangan wisman ke Provinsi Jawa Timur selama Januari hingga November 2018, dibandingkan periode yang sama tahun 2016 dan tahun 2017 mengalami kenaikan. Walaupun angka kunjungan sempat turun di bulan September, tetapi polanya cenderung meningkat kembali di bulan berikutnya.

Sepuluh negara asal wisatawan mancanegara terbanyak, yang mengunjungi Jawa Timur pada tahun 2018, yaitu Malaysia, Singapura, Tiongkok, Taiwan, Jepang, India, Hongkong, Amerika Serikat, Thailand dan Korea Selatan. Wisman sepuluh negara tersebut mencakup 50,84 persen, dari total kedatangan wisman Jawa Timur pada November 2018. Posisi tertinggi di dominasi pengunjung dari negeri Jiran, dengan peranan sebesar 27,68 persen.

“Dari data bulan ke bulan, kunjungan wisman dari sepuluh negara utama itu pada bulan November 2018 mengalami peningkatan, yaitu dari 13.379 kunjungan menjadi 15.247 kunjungan. Jadi naik sebesar 13,6 persen,” ungkap Teguh.

Secara kumulatif, selama Januari hingga November 2018 jumlah wisman mengalami kenaikan sebesar 32,33 persen, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya angka kunjungan mencapai 223.958, tahun ini jumlah kunjungan merangkak naik hingga 296.356.

“Kalau dilihat dari tiga negara teratas, yang paling banyak kunjungannya dari Malaysia, disusul Singapura, kemudian Tiongkok,” tutup Teguh.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana