Bekraf Gandeng Pemprov Jatim Dalam Pengembangan Industri Kreatif

Acara Gathering: Industri Kreatif dan Potensi Jawa TImur yang dihadiri oleh Pemerintah Provinsi dan Badan Ekoonomi Kreatif, Kamis (27/12/2018). FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam rangka mengembangkan industry kreatif di acara Gathering: Industri Kreatif dan Potensi Jawa Timur Lokomotif Nasional, Kamis (27/12/2018). Berlokasi di hotel Mercure, kedua instansi pemerintahan ini turut serta menggandeng salah satu e-commerce, yakni Bukalapak dalam membangun perekonomian kreatif Jawa Timur.

“Saat ini, Jawa Timur telah menjadi penyumbang industri kreatif ke 2 dalam skala nasional. Yang pertama adalah Jawa Barat karena memang lokasinya dekat dengan Jakarta,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, pada saat sambutan di Grand Ballroom, Kamis (27/12/2018).

Ia menambahkan, saat ini pemerintah tengah menggencarkan penjualan produk-produk dalam negeri lewat kerjasamanya dengan Bekraf dan Bukalapak. Dan dalam kampanyenya itu, Bukalapak saat ini tidak diperbolehkan ada produk atau industry kreatif luar negeri masuk, hanya produk buatan negeri yang diperbolehkan untuk diperdagangkan oleh e-commerce tersebut.

Dalam perencanaan pengembangan industri kreatif, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya, akan dibuatkan jalur yang lebih mudah dan cepat oleh pemerintah. Hal tersebut, lantaran Jawa Timur yang notabene telah menyumbang sebanyak 20,80 persen industri kreatif internasional, masih terkendala pada bisnis UKM yang kalah bersaing dengan produk milik corporate.

“Sepanjang tahun 2017, surplus Jawa Timur telah mencapai 1,5 milyar. Hanya kalah dengan Thailand dan Singapura,” ujar sosok yang akrab disapa pak de Karwo tersebut.

Ia menjelaskan pula, bahwa industri kreatif yang sudah ada maupun yang masih berkembang di Jawa Timur, tidak akan kalah dengan program presisi digital yang saat ini juga sedang booming di seluruh kawasan negeri.

“Bersama Badan Ekonomi Kreatif, kita akan mendorong industri kreatif Jawa Timur, agar mampu menunjukkan hasil yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain,” tutupnya.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana