Bakso Solo Rindu Malam, Tiap Hari 900 Porsi Tandas Terjual

Zainul, pengusaha bakso Solo Rindu Malam. Depot baksonya nyaris tak pernah sepi pembeli. Tiap hari, sekitar 900 mangkok porsi baksonya tandas terjual. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Berbicara tentang cita rasa bakso, tentunya sudah tak asing lagi di lidah penggemar kuliner di Indonesia. Seperti usaha bakso yang berlokasi di Jalan Ciliwung nomor 123, Surabaya. Depot Bakso ini nyaris tak pernah sepi pembeli.

Bakso Solo Rindu Malam namanya. Di sinilah tempat depot bakso legendaris asal Solo. Hilir mudik pembeli bergantian keluar masuk. Tempat parkir pun selalu penuh, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Alunan musik keroncong dan sejuknya suasana depot ini menjadi daya tarik tersendiri. Depot yang berdiri sejak tahun 1984 ini pun selalu ramai pembeli. Selain warga Surabaya, juga banyak dijumpai pembeli yang berasal dari luar kota Surabaya. Memang dari dulu depot bakso Rindu Malam sudah dikenal penggemar kuliner.

Depot yang dikelola Zainul (46) ini juga pernah dikunjungi beberapa artis papan atas. Di antaranya ada nama-nama kondang seperti Ahmad Dhani, Mulan Jamila, Duo Maia, hingga Iwan Fals. Memang tak diragukan lagi kenikmatan bakso khas Solo di kawasan Jalan Ciliwung ini.

“Namanya jual bakso ya sepintas, bakso ini tak beda dengan bakso pada umumnya. Tapi yang membedakan kuah kaldunya. Kami menggunakan kaldu dari ekor sapi. Selain kaldunya kental, baksonya juga terbuat dari daging sapi pilihan yang terbaik tentunya,” kata Ungkap Zainul pengelola generasi ketiga Bakso Solo Rindu Malam ini, saat ditemui sureplus.iddi depotnya, Sabtu (15/12/2018).

Selain itu, ada menu baru. Zainul mulai mengenalkan bakso keju. Perpaduan antara keju yang dibalut dengan daging sapi yang telah dibentuk menjadi bakso. Dibandingkan bakso pada umumnya, bakso keju lebih terasa kenyang dan lebih bergizi pastinya.

Salah satu menu yang disajikan depot bakso Solo Rindu Malam milik Zainul. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

Tiap hari tak kurang dari 900 mangkok porsi bakso terjual. Buka sejak pukul 10.00 pagi hingga pukul 22.00 malam. Tak jarang pula sebelum pukul 22.00, depot bakso terpaksa tutup karena jualannya telah ludes terbeli.

“Kuah baksonya beda dari yang lain. Karena memiliki cita rasa kaldu yang mantap. Pokoknya beda benget dengan bakso yang lainnya. Selain rasa baksonya yang mantap, di sini juga selalu ada live musik keroncong. Suasananya pun jadi semakin asyik,” kata Violita (20) yang mengaku sebagai pelanggan sejak dulu.

Ia rela datang jauh-jauh dari Malang dan menyempatkan diri mampir untuk berwisata kuliner. Karena bertempat di Jalan Ciliwung, bakso Rindu Malam ini lebih dikenal dengan sebutan Bakso Ciliwung.

Harga yang sangat terjangkau pun menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Cukup merogoh kocek sekitar Rp 10.000, anda sudah dapat merasakan kenikmatan khas bakso Solo yang terkenal tersebut. (DEWID WIRATAMA/AZT)

Editor: Aziz Tri P