Yogya Didorong Jadi Kota Developer Industri Digital

Deputi Infratsruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari membuka Bekraf Developer Day (BDD) Yogyakarta di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Sabtu (03/11/2018). FOTO: BEKRAF.GO.ID

YOGYAKARTA-SUREPLUS: Komitmen Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital, kembali dimunculkan dengan menggelar Bekraf Developer Day ke-6 di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Sabtu (03/11/2018). Tak kurang dari 1.200 peserta terlihat antusias menghadiri talkshow dan sharing session dengan para pakar dan pelaku industri kreatif digital.

Seperti dikutip Sureplus.id, Senin (05/11/2018) dari situs bekraf.go.id, Bekraf Developer Day (BDD) diadakan untuk menjembatani para developer dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital. Khususnya di bidang subsektor aplikasi, game, dan web serta internet of things (IoT).

Hal ini sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya startup yang berkualitas di Yogya dan sekitarnya (Joglosemar). “Yogyakarta tempat yang ideal untuk mendirikan startup. Hal ini terlihat dari banyaknya talenta di bidang kreatif digital serta tersedianya ekosistem pendukung tumbuhnya startup digital,” kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari.

Hari mencontohkan ekosistem pendukung tumbuhnya stratup digital, seperti pusat kreatif, coworking space serta inkubator dan akselerator. Bekraf pun terus berupaya mempertemukan para developer startup dengan platform teknologi digital seperti Dicoding, Google, Samsung, IBM, Microsoft, Alcatel, LINE, Lintasarta, Tokopedia dan Go-Jek.

“Salah satu hasil BDD ini adalah lahirnya para talenta berbakat dari Local Challenge,” lanjut Hari Santosa.

Komunitas developer dan pelaku bisnis digital dari Yogya, seperti GameLan, Creacle Studio, Qajoo Studio, Hicca Studio, Kulina dan Niji telah lebih dulu berkontribusi positif bagi masyarakat lokal.

Selain itu, tersedianya fasilitas seperti Jogja Digital Valley (JDV) dan Digital Innovation Lounge (DILo) Jogja juga membuat munculnya bibit-bibit baru para developer dibidang aplikasi dan game. Ekosistem ekonomi digital seperti inilah yang perlu didukung secara konsisten dan berkesinambungan.

Yogyakarta merupakan kota keenam penyelenggaraan BDD 2018 dengan menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital Tanah Air.

Seperti halnya BDD Batam, Jayapura, Surabaya, Makassar dan Balikpapan, BDD Yogyakarta 2018 juga menggandeng Dicoding Indonesia untuk menyelenggarakan event ini yang didukung Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Samsung Developer Warrior dan perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Indonesia. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P