Bekraf Festival 2018 Siap Digelar di Surabaya

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersiap menggelar Bekraf Festival pada 15-17 November 2018 mendatang di Grand City, Surabaya. Tampak konferensi pers menjelang digelarnya Bekraf Festival 2018. FOTO: BEKRAF.GO.ID

JAKARTA-SUREPLUS: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersiap menggelar Bekraf Festival 2018 pada 15-17 November mendatang, di Grand City Surabaya. Kegiatan ini merupakan festival kinerja atau ajang bagi Bekraf menyampaikan hasil capaian kinerjanya kepada masyarakat luas.

Ini juga sebagai bentuk dukungan serta apresiasi kepada pelaku ekraf yang telah ikut berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. “Bekraf Festival juga diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap potensi ekraf yang dimiliki,” kata Kepala Bekraf, Triawan Munaf saat konferensi pers di Kantor Coworking & Office Space (Agro Plaza).

Dikutip dari situs bekraf.go.id, Selasa (30/10/2018), acara ini diharapkan memberikan gambaran apa saja yang telah dilakukan Bekraf dalam mewujudkan Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif dunia ke depan.

Capaian kinerja Bekraf disajikan secara menarik dan terukur melalui data riset yang telah dilakukan selama ini. Triawan Munaf menambahkan, memasuki tahun keempat, Bekraf tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang bertanggung jawab memajukan ekraf Tanah Air.

Melalui program-program pengembangan kapasitas yang disinergikan dengan nomenklatur enam kedeputian, Bekraf terus berupaya melibatkan pelaku ekraf secara langsung. Hal ini diharapkan dampak dari program kerja dapat langsung dirasakan.

Festival ini akan mengekspose 45 program dari seluruh Kedeputian Bekraf yang terbagi dalam empat konsep acara utama, yaitu talkshow, lokakarya (workshop), pertunjukan (performance), dan pameran (exhibition).

Kegiatan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam berbagai area seperti mainstage, ruang serbaguna besar dan kecil, area movie atau talkshow, ruang ruang meeting dan Oktagon. Selain melibatkan pihak internal, dalam proses perencanaannya, Bekraf Festival juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dalam hal ini Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia.

Beberapa site menarik akan hadir pada Bekraf Festival, di antaranya adalah Ikkon, Kreatifood, Biima, Hello Dangdut, Deureuham, Coding Mum, Orbit, Bisma, FoodStartUpIndo, Create, Retas dan Kreatiorial, Archipelageek, Akatara, Docs by The Sea, Identities, Pameran Ekraf Produk Lokal .

Bekraf Festival dilaksanakan dengan konsep keliling di beberapa kota di Indonesia. Penentuan tempat pelaksanaan Bekraf Festival ini merupakan penghargaan kepada daerah yang mendukung sepenuhnya kemajuan ekonomi kreatif.

Ini sekaligus menjadi alasan terpilihnya Surabaya menjadi tempat pelaksanaan Bekraf Festival 2018. Presentase usaha ekonomi kreatif menurut survey ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik (BPS), Surabaya mempunyai jumlah usaha ekonomi kreatif dengan jaringan usaha tunggal terbesar di Indonesia. Presentasenya mencapai 6,41 persen.

Selain itu, hasil pemetaan usaha atau perusahaan ekonomi kreatif untuk 99 kota di Indonesia menunjukkan, Surabaya menduduki urutan teratas dari lima besar kota dengan potensi usaha atau perusahaan ekonomi kreatif.

“Dengan digelarnya Bekraf Festival di Surabaya, kami berharap masyarakat dapat lebih paham dan peduli terhadap perkembangan ekonomi kreatif di daerahnya dan terus konsisten dalam berkontribusi memajukan ekonomi kreatif di Indonesia.

Bekraf juga berharap, penyelenggaraan Bekraf Festival 2018 ini akan membawa dampak yang positif bagi ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia, akademisi, sektor bisnis, pemangku kepentingan ekonomi kreatif dan masyarakat luas bahkan menyentuh level pelajar dan mahasiswa,” kata Triawan. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P