Kemendag Luncurkan Program Road to Dubai

Promosikan Peluang Investasi di World Expo 2020

Kemendag luncurkan Program Road to Dubai (RTD) menyongsong keikutsertaan Indonesia di ajang World Expo 2020 Dubai. Ilustrasi kemeriahan di Dubai menyambut World Expo yang akan berlangsung dua tahun mendatang. FOTO: EXPO2020DUBAI.COM

JAKARTA-SUREPLUS: Program Road to Dubai (RTD) diluncurkan Kementerian Perdagangan (Kemendag), di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2018. Program RTD ini untuk menyongsong keikutsertaan Indonesia di ajang World Expo 2020 Dubai.

Seperti dikutip dari kemendag.go.id, Jumat (26/10/2018), World Expo 2020 Dubai akan berlangsung pada Oktober 2020 hingga April 2021, dan menampilkan 180 negara peserta, termasuk Indonesia.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Arlinda mengungkapkan, melalui program RTD akan diseleksi berbagai kerja sama inovatif kelas dunia antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat, dengan model kemitraan pemerintah-swasta.

“Kesiapan Indonesia untuk World Expo 2020 Dubai akan dikuatkan melalui RTD, karena kami berkomitmen mewujudkan transformasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Arlinda.

Lebih lanjut dikatakan Arlinda, berbagai inisiatif berbasis inovasi, teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang terseleksi dari program RTD akan ditampilkan di Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai.

Program RTD terbuka dan dapat diikuti seluruh elemen masyarakat maupun organisasi yang sedang merintis, dalam proses mengembangkan, maupun yang telah menerapkan program-program kemitraan berbasis inovasi, teknologi, dan sumber daya masyarakat di berbagai bidang di seluruh Indonesia.

Maka Paviliun RTD juga hadir di TEI 2018 guna mempromosikan RTD dan menjaring calon sponsor Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai.

Paviliun RTD hadir di TEI 2018 seluas 84 meter persegi di aula 3A-48 ICE BSD dengan sponsor utama Astra International.

Chief of Corporate Communications, Social Responsibility and Security PT Astra

International Tbk, Pongki Pamungkas mengutarakan, ajang pameran kali ini merupakan rangkaian dari program RTD menuju pelaksanaan World Expo 2020 Dubai. “Kami berharap kegiatan ini dapat memacu kinerja ekspor nasional pada tahun ini, sekaligus membuka peluang diversifikasi pasar ekspor,” ujarnya.

Sedangkan persiapan dan pelaksanaan program RTD sampai pada implementasi Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai, Kemendag telah menunjuk Samudra Dyan Praga sebagai pihak jasa penyelenggara.

Presiden Direktur Samudra Dyan Praga, Hariman Zagloel, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun ke depan, program RTD akan melalui proses seleksi, kurasi, dan inkubasi yang dilakukan oleh tim khusus yang beranggotakan para pakar di berbagai bidang, akademisi, organisasi kemasyarakatan, perwakilan sponsor, dan pemerintah untuk memilih program-program inovatif kelas dunia yang layak ditampilkan di Paviliun Indonesia.

Paviliun Indonesia World Expo 2020 Dubai World Expo 2020 Dubai mengusung tema ‘Connecting Minds, Creating The Future’. Arlinda mengungkapkan, Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai akan mempromosikan peluang

berinvestasi, berbisnis, dan berwisata ke Indonesia kepada para pengunjung dari berbagai negara di dunia.

Kerja sama bisnis di berbagai bidang akan digenjot, seperti perdagangan, industri, edukasi, perdagangan elektronik, perkebunan, teknologi, telekomunikasi, lingkungan, pariwisata, dan budaya.

Paviliun Indonesia akan berada di lahan seluas 1.860 meter persegi di Jebel Ali dengan mengusung subtema ‘Opportunity’, yang merupakan satu dari tiga subtema yang ada, yaitu Sustainability, Opportunity, dan Mobility.

Sedangkan pendanaan pembangunan dan penyelenggaraan Paviliun Indonesia selama World Expo 2020 Dubai berlangsung akan didukung oleh sektor swasta melalui skema kemitraan pemerintah-swasta.

“Kami membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam Paviliun Indonesia melalui berbagai paket kerja sama sponsor yang menguntungkan kedua belah pihak,” lanjut Arlinda. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P