Eksistensi Kampung Lele, Tumbuhkan Minat Konsumsi Ikan

Sejumlah pengunjung di Kampung Lele di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, memadati lokasi Dapur Lele, Kamis (11/10/2018). Besarnya antusias warga ini, seiring gencarnya sosialisasi Gemarikan oleh pemda setempat. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Sampai bulan Oktober 2018, eksistensi Kampung Lele, di Kabupaten Kediri berhasil mendukung upaya Pemkab Kediri, terutama Dinas Perikanan Kabupaten Kediri dalam menumbuhkan minat masyarakat mengonsumsi ikan.

Kondisi ini membuktikan, meskipun Kabupaten Kediri tidak berada dekat dengan laut, tapi potensi budidaya ikan air tawar di kawasan ini patut diacungi jempol.

Salah satunya, dengan pendirian Kampung Lele, di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Dari upaya inilah, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nurhafid meyakini, bahwa kontribusi Kampung Lele dapat mendukung pemerintah daerah. Khususnya, melalui Program Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

“Keberadaan Kampung Lele tak hanya sebatas objek wisata. Tapi juga sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin membudidayakan ikan dengan harga terjangkau ini,” kata Nurhafid, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, di Kampung Lele, Kamis (11/10/2018).

Dengan langkah ini pula, ke depan target tingkat konsumsi ikan pada tahun 2018 di Kabupaten Kediri yakni sebesar 21 kilogram per kapita per tahun, dipastikan dapat tercapai.

Lebih lanjut, Nurhafid menyampaikan, angka konsumsi ikan di areanya ini pada tahun tersebut meningkat. Apalagi jika dibandingkan, dengan tingkat konsumsi ikan tahun 2017, yang mencapai 20 kilogram per kapita per tahun.

Di sisi lain, terkait potensi produksi ikan di Kabupaten Kediri, sampai sekarang angkanya cukup tinggi atau mencapai 17 ribu ton ikan per tahun. Dengan komposisi, didominasi produksi ikan lele yang memiliki produksi mencapai 14 ribu ton ikan lele.

“Kemudian, sisa lainnya berupa ikan gurami, ikan nila, ikan patin, dan juga ikan bawal. Ke depan, kami berupaya mendorong kenaikan produksi ikan air tawar jenis lainnya,” katanya.

Sementara, untuk menarik minat pengunjung di Kampung Lele ini sendiri, mereka tak hanya bisa melihat bagaimana pembudidayaan ikan lele. Namun, bisa menikmati secara langsung varian olahan lele. Misalnya nugget lele, sempol lele, lele terbang, bakso lele, hingga ada pula abon lele, yang ditawarkan dengan harga terjangkau. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono