Dapur Bunda Anis, Puaskan Selera Konsumen Lewat Cake Hias   

Tampilan cantik cake hias produksi Dapur Bunda Anis terbuat dari bahan-bahan berkualitas. FOTO : SUREPLUS/AGUS HIDAYAT

BANGKALAN-SUREPLUS : Inginkan tampilan cake hias cantik saat perayaan ulang tahun, anniversary, serta wisuda? Dapur Bunda Anis bisa jadi solusi. Dari tangan kreatif Anis Rokhima (29), ribuan cake hias telah memuaskan hati dan selera konsumen.

Cantiknya cake hias buatan Anis bukan tanpa alasan. Pertama, dirinya sengaja menggunakan bahan-bahan kualitas terbaik agar tampilan cake hias benar-benar memuaskan konsumen. Terjaga dari segi kualitas tampilan, rasa, kealamian, juga mengurangi bahan pengawet. Kedua, segmen yang dibidik dari golongan menengah keatas.

“Mempertahankan kualitas tampilan dan rasa sangat penting. Karena ini menyangkut kepercayaan konsumen. Prinsip itulah yang terus saya pegang. Tak sedikit pembuat cake hias yang kurang memperhatikan hal itu,” jelas Anis.

Cake hias Dapur Bunda Anis terbagi dalam tiga ukuran, yakni diameter 20, 24, serta 30. Empat pilihan rasa base cake (kue dasar) yang bisa dipilih adalah brownies kukus, sponge cake, rainbow cake, dan Japanese cheese. Untuk hiasan, pilihan bahan yang ditawarkan Anis berupa buttercream, fondan, dan edible image. Perpaduan kesemuanya yang kemudian menjadi penentu besaran harga.

“Harga cake hias biasanya tergantung dari pilihan base cake, ukuran, serta hiasan yang diinginkan. Kebanyakan pemesan yang menentukan tiga unsur tersebut. Ada yang membawa contoh gambar, ada juga yang berdiskusi dengan saya soal selera atau tema cake hias yang diinginkan,” tegas perempuan asal Pemalang, Jawa Tengah, ini kepada Sureplus.id, Selasa (9/10/2018).

Untuk pilihan hiasan menggunakan buttercream, kisaran harga dari Rp 150 ribu sampai Rp 400 ribu. Jika memakai fondan harga dimulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu. Bagi yang menginginkan hiasan edible image, besaran harga yang ditetapkan Anis antara Rp 220 ribu sampai dengan Rp 320 ribu.

Proses pembuatan cake hias dilakukan sendiri oleh Anis. Jika ramai pesanan, ia bisa membuat 50 hingga 60 cake hias dalam sebulan. Usaha yang dirintis mulai pertengahan 2016 kini telah dikenal luas. Cake hias Dapur Bunda Anis telah menyebar hampir di semua kecamatan di Bangkalan. Lewat pemasaran online, cake hias Anis sampai juga ke Surabaya, Gresik, Jember, Solo, Pemalang, juga Jakarta.

Keinginan sang suami agar dirinya fokus mengurus dan membesarkan anak rupanya melahirkan kesibukan baru yang menghasilkan di kediamannya, Jalan Raya Pedeng RT.03/RW.07, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Saya belajar membuat aneka kue secara otodidak. Kue yang saya buat lalu difoto, kemudian saya jual sendiri lewat cara online. Untuk lebih mengasah keahlian, saya bergabung di beberapa komunitas pembuat kue di Surabaya,” ujar peraih gelar sarjana S-1 Jurusan Profesi Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga Surabaya, tahun 2013. (AGUS HIDAYAT/HDL)    

Editor : Hendro D. Laksono