Semen Indonesia Andalkan Inovasi dan Pasar Ekspor

Dirut PT Semen Indonesia (persero) Tbk Hendi Prio Santoso saat mencoba aplikasi SITOS yang baru saja Dikembangkan untuk mendukung kinerja perusahaan. FOTO: SUREPLUS/ALI ZAINI

GRESIK-SUREPLUS: Menjelang tutup tahun, produsen semen regional dengan kode emiten SMGR, atau PT Semen Indonesia (persero) Tbk terus melakukan inovasi guna meningkatkan penjualannya di pasar ekspor. Hal ini dilakukan guna menyiasati lesunya permintaan semen dalam negeri yang sedang lesu.

Sebagai bentuk keseriusannya, perusahaan BUMN itu menggelar pameran yang bertajuk Indonesia Business and Development (IBD) Expo 2018 yang digelar di Grand City Convention Hall, Surabaya.

Ada beragam inovasi yang telah dicapai Semen Indonesia yang diperkenalkan dalam acara yang diselenggarakan Kementerian BUMN tersebut.

Dirut PT Semen Indonesia (persero) Tbk Hendi Prio Santoso mengatakan, perusahannya memperkenalkan berbagai inovasi yang telah dilakukan, salah satunya adalah Semen Indonesia Total Solution (SITOS). SITOS merupakan layanan terintegrasi dari hulu ke hilir yang meliputi produk semen, non semen, hingga jasa melalui jaringan operating company, anak perusahaan dan afiliasinya.

“Melalui inovasi tersebut Semen Indonesia juga ikut berperan sebagai agen pembangunan. Banyak mahakarya berupa bangunan iconic yang telah dibangun dengan menggunakan produk Semen Indonesia yang menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendukung program pemerintah di bidang infrastruktur,” ujarnya, Rabu (3/10/2018).

Selain itu, Semen Indonesia sebagai salah satu BUMN juga siap mendukung kebijakan pemerintah untuk turut serta menggiatkan investasi, dan ekspor sebagai jawaban atas pelemahan ekonomi global belakangan ini.

“Dalam upaya mendukung kegiatan ekspor tersebut, Semen Indonesia terus menggenjot penjualan ekspor melalui pabriknya di Indonesia. Hingga akhir tahun 2018 Semen Indonesia menargetkan penjualan ekspor sebesar 3,2 juta ton. Sepanjang Januari sampai Agustus 2018 ini, telah mencatatkan penjualan ekspor sebesar 1,99 juta ton, tumbuh 42,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 1,39 juta ton,” ungkap Hendi.

Ia menambahkan, pencapaian penjualan ekspor Januari hingga Agustus 2018 diatas membuktikan bahwa kualitas produk yang dihasilkan Semen Indonesia telah diakui serta memiliki daya saing tinggi. Selain itu, Semen Indonesia terus berkomitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Adapun negara tujuan ekspor di antaranya adalah Srilanka, Tahiti, Timor Leste, Tonga, Uni Emirat Arab, Yaman, Filipina, China. Selain negara tersebut SMGR juga mengekspor ke Australia, Austria, Maldives, India dan Bangladesh.

“Untuk lebih meningkatkan penjualan di pasar ekspor, Semen Indonesia akan memperkuat jaringan ekspor di negara-negara tujuan serta menjajaki berbagai negara lainnya dan ikut aktif dalam kegiatan misi dagang,” pungkas Hendi Prio Santoso. (ALI ZAINI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas