Peringati Hari Batik Nasional, Yello Hotel Gelar Membatik Topeng

Beberapa peserta serius membatik topeng di Yello Hotel Jemursari, Surabaya. FOTO : ISTIMEWA

SURABAYA-SUREPLUS : Masih dalam rangkaian peringatan Hari Batik Nasional, Yello Hotel Jemursari menggelar aktivitas membatik topeng yang diikuti beberapa jurnalis, staff, dan tamu hotel, Selasa (2/10/2018).

Pola yang dipilih bervariasi. Mulai dari batik Parang hingga Kawung. Menurut Hotel Manager Yello Hotel Jemursari, Ita Tania, peringatan Hari Batik tahun ini pihaknya ingin membuat sesuatu yang berbeda.

“Biasanya untuk memperingati hari Batik Nasional dengan fashion show hingga pameran kain batik. Sesuatu yang ingin kami angkat adalah bagaimana proses pembuatan batik, yang didalamnya terdapat nilai-nilai yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ita.

Gelar membatik topeng diadakan di Lobby Area Yello Hotel Jemursari. Tepat pukul 11.30 WIB, kegiatan dibuka dengan penjelasan singkat dari Ita Tania, mengenai langkah-langkah membatik. Setelah itu para peserta yang kurang lebih berjumlah 10 orang mulai membatik di topeng kayu yang telah disediakan.

Beberapa saat kemudian masing-masing peserta mulai mengambil canting yang sudah berisi lilin untuk menggambar di topeng kayu mengikuti pola yang sudah ada. Kemudian dilanjutkan dengan proses pewarnaan menggunakan kuas dan cat khusus untuk membatik.

Para peserta dipersilahkan berkreasi, memberi warna sesuai imajinasi dan keinginan. Sebagai wujud bebas berekspresi yang tertuang dalam proses membatik.

“Biasanya kita hanya melihat hasil pembuatan batik, berupa kain, pakaian, atau aksesoris lainnya. Tapi dari kegiatan ini kita bisa belajar bagaimana proses pembuatan batik diatas topeng kayu,” kata Angel, salah satu peserta.

Setelah selesai diwarnai, kemudian melangkah ke proses akhir yaitu proses pernis untuk membuat warna lebih mengkilap dan tahan lama. Kegiatan ini berlangsung asyik dan seru, antusias peserta terpancar dari rasa ingin tahu yang sangat tinggi pada proses membatik di topeng kayu. (HDL)

Editor : Hendro D. Laksono