Bupati Anas Minta REI Masukkan Kearifan Lokal dalam Pembangunan Perumahan

Bupati Anas, saat Rakerda DPD REI Jatim, di eL Royale Hotel, Banyuwangi, Jumat (21/9). FOTO: SUREPLUS/HENDRO SUCIPTO

BANYUWANGI-SUREPLUS: Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meminta agar Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), memasukkan unsur budaya dan kearifan lokal dalam pembangunan perumahan.

“REI Jawa Timur bisa menjadi pionir dengan memasukkan unsur-unsur budaya dan kearifan lokal daerah setempat dalam desain arsitektur perumahan,” kata Anas, saat Rakerda DPD REI Jatim, di eL Royale Hotel, Banyuwangi, Jumat (21/9).

Misalnya di Banyuwangi, pengembang bisa membangun rumah dengan desain rumah Osing sesuai dengan rumah adat Banyuwangi, atau unsur-unsur budaya Banyuwangi lainnya. Demikian juga dengan daerah lainnya, bisa mengangkat budaya dan kearifan lokal dalam pembangunan perumahan rakyat.

Anas mengatakan dengan memasukkan unsur-unsur tersebut akan menambah daya tarik tersendiri, dan menjadi karakteristik daerah tersebut.

Menurut Anas langkah tersebut dirasa tepat, apalagi Rakerda REI Jatim mengangkat tema Sinergitas Sektor Properti dan Pariwisata dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.

Anas mengatakan, properti berkaitan erat dengan pariwisata. Di Banyuwangi telah menerapkan harus memasukkan unsur kearifan lokal dalam pembangunan hotel di Banyuwangi.

“Sebelum IMB terbit, kami minta investor hotel untuk presentasi. Apabila tidak ada unsur kearifan lokal Banyuwani, IMB tidak kami terbitkan,” kata Anas.  Itulah yang membuat, hotel-hotel dan pembangunan di Banyuwangi lainnya, memiliki unsur budaya dan kearifan lokal dalam desan arsitekturnya.

Seperti di el Royale Hotel terdapat patung gandrung di lobi hotel. Bahkan atap el Royale memiliki desain atap Rumah Osing. “Apabila itu dikakukan REI dalam pembangunan perumahan, akan menjadi atraksi wisata tersendiri bagi daerah tersebut,” kata Anas.

Sekreatris Jenderal DPP REI Totok Lucida mengatakan, pembangunan properti harus bersinergi dengan pariwisata.(HENDRO SUCIPTO/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas