Opak Gambir “Mungil” Khas Kediri Makin Diminati Konsumen

Rofingi (kanan), pengrajin opak gambir asal Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, menunjukkan hasil produksinya didampingi perwakilan pemda setempat, di Kabupaten Kediri, Selasa (18/9/2018). FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Setiap daerah di Tanah Air, pasti memiliki kekhasan kuliner, objek wisata, hingga ciri masyarakatnya. Seperti yang tampak di kediaman Rofingi, warga Jalan Jambu 9, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Rofingi merupakan pria pengrajin jajanan opak gambir dan kue matari, yang sempat bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan pertanian swasta di luar Kediri. Namun, berkat kegigihan dan semangatnya untuk dekat keluarga, maka pria dengan dua anak tersebut memberanikan diri membuka usaha kuliner, Opak Gambir dan Matari.

“Untuk membedakan jajanan produksi saya, dengan produsen lain, terlihat pada ukuran opak gambir yang mungil. Kalau di pengrajin lain, ukuran biasanya untuk opak gambir cenderung besar,” kata Rofingi, di Kabupaten Kediri, Selasa (18/9/2018).

Dengan membuat penganan berukuran mini, pria ulet tersebut meyakini, produk olahannya lebih digemari konsumen. Lantaran, dengan ukuran mungil itulah, maka tiap pembeli bisa menikmati kue tersebut secara mudah.

Untuk mengembangkan pasar jajanan tradisional ini, Rofingi mengaku, telah mempekerjakan sekitar 4 orang pekerja. Dalam satu bulan, penghasilannya mampu mencapai Rp 12 juta.

“Kalau musim lebaran, biasanya tenaga yang saya perbantukan lebih banyak, sekitar 12 orang. Dari tren lebaran ini, alhamdulillah bisa mengantongi Rp 70 juta dalam sebulan,” katanya.

Dari usaha inilah, Rofingi mengatakan, bisnisnya mulai berkembang dan dikenal luas oleh publik. Jika pada awalnya, baru dipasarkan di sekitar rumah, yakni Kediri. Namun, sekarang makin merambah banyak pasar di luar Kabupaten Kediri.

“Bahkan, ada yang pesan dari luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan,” katanya.

Sementara itu, terkait dukungan pemerintah daerah setempat, pihaknya mengemukakan, sangat berterima kasih atas bantuan Pemkab Kediri. Kini, setelah produk jajanan yang diberi label “Mulia” itu mendapatkan legalitas usaha, Rofingi pun berhasil pula memajang produk unggulannya ke berbagai pusat oleh-oleh di Kediri serta Surabaya. (AYU CITRA SR/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas