Pertahankan Rasa, Kunci Eksistensi Tahu KIET Sejak 1960

Seorang perempuan tampak menata dan menunjukkan sejumlah tahu kuning yang diproduksi di Toko Tahu KIET, Jalan Mastrip Nomor 64, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (11/9/2018). FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Mempertahankan rasa, kualitas, dan memberikan layanan terbaik bagi konsumen, inilah kunci sukses dan eksistensi produsen tahu kuning atau disebut Tahu Takwa yang dijual oleh Toko Tahu KIET, di Jalan Mastrip Nomor 64, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Alhasil, hingga kini sentra penjualan tahu takwa ini kerapkali menjadi incaran pemburu oleh-oleh khas Kediri.

Di sisi lain, meski harga kedelai sempat menunjukkan gejolak harga, Agus, pemilik usaha tersebut, mengaku, tetap berupaya mempertahankan kualitas. Tentutnya disesuaikan dengan kekhasan bentuk, rasa, hingga warna, selayaknya yang diproduksi oleh generasi sebelumnya, yakni Sugiharto (ayah Agus, red) dan Harijono.

“Sugiharto dan Harijono adalah dua bersaudara. Mereka memulai usaha tahu ini sejak tahun 1960,” kata Agus, pemilik Toko Tahu KIET, di Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (11/9/2018).

Saat ramai pembeli, misalnya ketika libur panjang tiba, pihaknya bisa menjual hingga 1.200 buah tahu per hari. Bahkan, tatkala musim Lebaran 2018, dapat diserap konsumen sampai 1.500 buah tahu per harinya. Namun, umumnya pada hari normal dapat mencapai 600 buah tahu.

Untuk meningkatkan layanan kepada konsumen, kalau hari biasa ada sebanyak 4 orang tenaga kerja. Akan tetapi, ketika banyak pembeli maka bisa lebih dari 4 tenaga kerja.

“Selain pemilihan bahan baku sebagai perhatian utama, kami juga punya prinsip tidak mengecewakan pembeli,” katanya.

Terlebih lagi, bahan baku kedelai yang dipakai memang berkualitas utama. Bahan pangan ini dibelinya khusus, dengan harga Rp 1,5 juta per 25 kilogram.

Kemudian, beragam kedelai ini diolah dengan resep turun-temurun dari keluarga. Lalu, guna memperoleh tahu kuning yang sehat dia memakai pewarna makanan yang diizinkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Mengenai harga, tahu kuning yang bisa dinikmati langsung tersebut dipatok Rp 5.000 per buah. Sementara, pengunjung bisa datang ke gerainya mulai pukul 05.00 hingga pukul 20.00 WIB. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono