PT BISI International Tbk Bangun Pabrik di India

Sejumlah karyawan PT BISI International Tbk, tampak melakukan pengemasan benih jagung, di pabrik ‘Processing Plant’ di Kabupaten Kediri, Senin (10/9/2018). Tahun 2018, ditargetkan pabrik serupa bakal dioperasikan di India. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS :  Produsen benih jagung asal Kediri, PT BISI International Tbk, membangun pabrik baru atau Processing Plant di India. Secara umum, kondisi fisik pabrik di negara Bollywood tersebut hampir sama dengan yang didirikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

“Upaya ini bertujuan, memacu pengembangan pasar di luar negeri,” kata International Product Development Manager, PT BISI International Tbk, Kurniawan Wibowo, di Kediri, Senin (10/9/2018).

Dia membenarkan, bahwa tahun ini pihaknya akan mengoperasikan pabrik baru di India. Untuk mendirikan pabrik ini, perusahaan tersebut mengeluarkan investasi senilai Rp 100 miliar.

Ke depan, pendirian pabrik baru ini bakal memudahkan ekspansinya di pasar benih jagung India. Lantaran, infrastruktur ini dibangun untuk produksi benih jagung dan benih sayur.

Ditambahkan oleh Kurniawan, bahwa pembangunan pabrik di India juga karena pihaknya terkendala aturan di negara tersebut. Yang mana, Pemerintah India melarang perusahaan manapun mengekspor benih jagung dan semacamnya ke negaranya.

“Namun, kalau mau mendirikan pabrik di India silakan. Akhirnya, kami bangun pabrik tersebut di sana,” katanya.

Kondisi ini, juga sama halnya dengan aturan Pemerintah Indonesia. Lebih tepatnya, untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional, maka diberlakukan sejumlah aturan terkait barang impor.

“Seperti yang kita tahu, Pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan aturan yakni menutup keran impor benih jagung. Hal ini demi kemandirian pangan di Tanah Air,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, terkait dengan realisasi penjualannya, hingga kini tercapai Rp 2,3 triliun. Rinciannya, sebanyak Rp 1,3 triliun disumbang oleh penjualan benih jagung.

“Lalu, sisa Rp 1 triliun dari kontribusi penjualan benih sayur dan lainnya,” katanya. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono