Microsoft-Huawei Dikabarkan Kerjasama Terkait Chip AI di China

SURABAYA-SUREPLUS: Sebuah laporan baru dari sebuah media digital AS, The Information, mengungkapkan bahwa Huawei kemungkinan menjadi mitra potensial Microsoft untuk kesepakatan pemakaian chip AI. Saat ini Microsoft sedang dalam pembicaraan dengan vendor China ini untuk menggunakan chip AI di pusat data di Negeri Panda ini.

Kemitraan ini sangat mungkin terwujud mengingat kedua perusahaan sudah bekerjasama secara kolaboratif dalam komputasi awan untuk membawa Office 365 di negara ini.

Kesepakatan itu juga dapat disebut sebagai suatu imbas dari kebijakan China baru-baru ini untuk menggunakan lebih banyak teknologi berbasis “home” untuk pusat data di negara tersebut. Jika benar, maka untuk pertama kalinya Microsoft tidak menggunakan chip AI dari Nvidia di China.

Saat ini Huawei dilarang digunakan di AS karena beberapa masalah keamanan. Jadi, kesepakatan ini bakal membantu Huawei mengambil posisi dominan di pasar chip AI di China.

Untuk meyakinkan Microsoft menggunakan chip AI-nya, Huawei harus memenuhi persyaratan kinerja ketat perusahaan AS. Beberapa insinyur Huawei menyesuaikan perangkat lunak yang mengoperasikan chip untuk memenuhi standar Microsoft, menurut salah satu orang. Para insinyur juga melakukan pengujian dengan menjalankan algoritme Microsoft, seperti perangkat lunak pengenalan ucapan mesin Bing, pada chip Huawei baru.

Ada manfaat besar bagi kedua perusahaan jika kemitraan ini terjalin. Bagi Microsoft sendiri, kerja sama ini akan mendapatkan dukungan dari pemerintah Cina. Juga, ini bisa membantu Microsoft membangun kepercayaan di antara para pengguna karena keaslian server.

Dalam beberapa bulan mendatang, diharapkan Microsoft akan memperkuat posisinya di pasar China. Ini juga membantu raksasa Amerika untuk memahami pasar Cina secara lebih rinci. Di Cina, Microsoft bersaing dengan perusahaan yang sudah ada seperti Alibaba dan Tencent.

Selain itu, pasar China cukup kecil untuk chip AI baru karena mayoritas perusahaan besar di China menggunakan chip Nvidia AI. Namun, tak tertutup kemungkinan kehadiran Huawei akan meningkat secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang karena dukungan dari Microsoft.(GIZMOCHINA/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas