Akibat Defisit, PLN APJ Kediri Lakukan Pemadaman Listrik Bertahap

Salah satu pegawai PT PLN (Persero) APJ Kediri, tampak mengawasi sistem kelistrikan di area kerjanya, di Kota Kediri, Jumat (7/9/2018). FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: PT PLN (Persero) APJ Kediri meminta maaf kepada masyarakat, karena melakukan pemadaman secara masif. Hal ini karena adanya defisit energi listrik sebanyak 40 MegaWatt (MW).

“Pemadaman listrik ini tepatnya terjadi pada Rabu, tanggal 5 September 2018,” kata Asisten Manajer Jaringan PLN APJ Kediri, Aulia Kurniawan, di Kota Kediri, Jumat (7/9/2018).

Pemadaman listrik ini, ungkap dia, lantaran memang ada gangguan distribusi listrik maupun pembangkitnya. Untuk gangguan dari segi transmisi kerusakan berada pada saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 20 KiloVolt dari Paiton Gati dan Paiton Kediri.

“Lalu, ada pula gangguan pembangkit Paiton yang berada di Pacitan,” ujarnya.

Sebagai dampaknya, tambah dia, banyak daerah yang terkena pemadaman. Bahkan, pasca insiden tersebut Jawa Timur mengalami defisit pasokan listrik sebanyak 500 MegaWatt (MW).

“Dampaknya, defisit ini harus ditanggung ke beberapa daerah termasuk area Kediri terkena 40 MW,” katanya.

Kini, PT PLN (Persero) APJ Kediri harus terpaksa melakukan distribusi listrik secara bergiliran. Bahkan hal ini diadakan, juga dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan.

Meski demikian, dia menjamin, daerah yang sudah terkena pemadaman, tidak akan dipadamkan lagi. Kondisi ini juga termasuk kawasan vital di daerah tersebut.

Sementara itu, daerah yang bakal mengalami giliran pemadaman, di antaranya Rayon Blitar, Rayon Sutojayan, Rayon Wlingi, dan Rayon Srengat. (AYU CITRA SR/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas