Benda Melayang Penyebab Gangguan Padamnya Jaringan Listrik PLTU Paiton

Ilustrasi: Salah satu unit pembangkit yang ada di kawasan PJB UP Paiton Probolinggo. FOTO: ERFAN HAZRANSYAH

SURABAYA-SUREPLUS: Terkait padamnya listrik di beberapa kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur pada Rabu (5/9/2018) siang ditengarai akibat gangguan suplai dari PLTU Paiton 70 KV. Gangguan ini menyebabkan listrik di sebagian wilayah barat Jawa Timur mengalami pemadaman. Pemadaman ini dilakukan PT PLN (Persero) untuk menghindari pemadaman total di area Jawa-Bali.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Pinto Raharjo mengungkapkan, bahwa gangguan ini diakibatkan oleh benda yang ‘melayang’ dan membentur sistem jaringan pembangkit di PLTU Paiton. Akibatnya, enam dari delapan pembangkit yang berada di Paiton harus mengalami down system.

Pinto melanjutkan, bahwa pada jam 11.27 WIB gangguan listrik terjadi pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang menghubungkan kota Kediri dengan Pacitan.

“Karena ada ganguan di pembangkit tersebut sehingga membuat jaringan kita down,” jelas Pinto kepada Sureplus.id saat diklarifikasi soal padamnya listrik di beberapa kota dan kabupaten yang ada di wilayah barat Jawa Timur, Kamis (6/9/2018).

Pinto menyatakan, pihaknya juga telah melakukan investigasi di seluruh jaringan pembangkit yang ada di kawasan PLTU Paiton. Investigasi dilakukan dengan menyisir jaringan-jaringan tersebut untuk memastikan penyebabnya. “Kemungkinan ada benda melayang yang menabrak jaringan kami, cuma kami tidak bisa memastikan benda apa itu, karena benda apapun yang menabrak jaringan SUTET pasti langsung terbakar. Bisa jadi benda tersebut adalah layang-layang, ranting pohon, atau burung,” terangnya.

Namun, pada jam 12.40 WIB PLN kembali memulai mengaliri listrik di jaringannya dan diberi tegangan lagi secara perlahan. “Pada pukul 14.00 WIB yang tadinya padam sudah mulai menyala kembali, masalahnya dari delapan pembangkit, ada enam pembangkit yang mengalami down system,” terangnya.

Ada pun beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur yang sempat mengalami black out (padam) meliputi Jombang, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Jember, Banyuwangi, Tulungagung, Probolinggo, Pacitan dan Madura.

Seperti diketahui, pada pukul 16.00 WIB, dari tegangan yang berjumlah 1.000 MegaWatt, 300 MegaWatt diantaranya sudah kembali menyala. Sedangkan pada jam 17.30 WIB disusul tegangan yang berdaya 500 MegaWatt mulai menyala. “Dan pada jam 22.13 WIB, total keseluruhan wilayah padam sudah nyala,” tuturnya.(DONY MAULANA/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas