Ajang bagi Startup Jajaki Potensi Pasar Industri

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, kompetisi Making Indonesia 4.0 menjadi ajang bagi startup untuk menjajaki potensi pasar. Tampak Gati di salah satu acara. FOTO: KEMENPERIN.GO.ID

JAKARTA-SUREPLUS: Dirjen IKM (Industri Kecil dan Menengah) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih menyampaikan, kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup dapat menjadi pemicu bagi masyarakat, khususnya para startup untuk menjajaki potensi pasar yang cukup baik di sektor industri.

Sasaran dari program kompetisi tersebut adalah startup binaan perguruan tinggi, inkubator bisnis, pemerintah daerah, bahkan BUMN dan swasta. “Kami senang dengan respons masyarakat terhadap teknologi baru terbukti dengan banyaknya pendaftar Workshop Cloud Computing ini,” kata Gati Wibawaningsih di acara Workshop Cloud Computing di Kemenperin, Jakarta, Kamis (06/09/2018).

Menurut Gati, seperti dikutip dari kemenperin.go.id, pelaksanaan kegiatan Making Indonesia 4.0 Startup didukung oleh beberapa asosiasi usaha, komunitas dan lembaga yang begerak di bidang teknologi digital, di antaranya Amazon Web Services Indonesia, Asosiasi Cloud Computing, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Asosiasi Tech Startup Indonesia, Angel Investor Network Indonesia, dan Block 71 Jakarta.

Selanjutnya, Komunitas Robotika Indonesia, Estubizi Network, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia, serta Rice INTI Bandung. “Para pendukung program ini akan berkolaborasi bersama-sama untuk menyosialisasikan program, melakukan pembinaan lanjutan kepada para startup, serta memberikan akses kepada investor,” terang Gati.

Kemenperin masih membuka pendaftaran bagi para startup lokal yang ingin mengikuti kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup sampai dengan tanggal 20 November 2018. Masyarakat yang berminat dapat mengakses websitewww.i4startup.id untuk pendaftaran dan informasi.

Dari kompetisi ini akan diambil lima peserta terbaik yang akan mendapatkan hadiah sebesar masing-masing Rp50 juta pada Acara Festival Startup 4.0 yang akan diadakan pada Desember 2018 sekaligus dengan pameran, temu bisnis, dan pemberian penghargaan.

Bertepatan dengan acara peluncuran kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup, Direktorat Jenderal IKM Kemenperin menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoJek), PT. Raksasa Laju Lintang (Ralali.com), dan PT Dusdusan Dotcom (Dusdusan.com).

“Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat program e-Smart IKM yang sudah kami mulai sejak tahun 2017, selain itu juga untuk memperluas akses pasar IKM melalui e-commerce,” tutunrya.

Hingga saat ini, program e-Smart IKM ini telah diikuti lebih dari 4.000 IKM. Pemberdayaan IKM melalui teknologi digital juga merupakan salah satu prioritas dalam Making Indonesia 4.0. “Maka kami harap kerja sama dengan Gojek, Ralali, dan Dusdusan dapat mengatasi kendala yang dihadapi oleh IKM dalam memasarkan produknya secara online seperti keterbatasan SDM dan kanal marketplace yang sesuai,” pungkasnya. (PRS/AZT)

Editor: Fahrizal Arnas