Di tangan Achmad, Koran Bekas Jadi Bernilai Tinggi

Achmad mampu menyulap koran bekas menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi. FOTO: SUREPLUS/ALI ZAINI

GRESIK-SUREPLUS: Siapa sangka koran bekas ternyata bisa memiliki nilai jual tinggi. Di tangan Achmad Amaludin (58), dan Erma Suryani (53). Pasangan suami istri asal Perumahan Bukit Randu Agung, Gresik, mampu menyulap koran bekas yang semula dijual per kilo Rp 2.500. Namun, setelah diolah menjadi miniatur dengan gambar Masjidil Haram dan Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Saat ini, produk buatan suami istri itu mampu menjadi penopang dapur rumah tangga. Pasalnya, per miniatur dijual dengan harga mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 2 juta. Untuk pembeliannya, Achmad Amaludin dan istrinya mengandalkan penjualan secara online melalui media sosial.

“Untuk pembuatan satu miniatur dari koran bekas dibutuhkan konsentrasi tinggi. Sebab, semakin kecil struktur bangunannya, tantangannya semakin tinggi. Otomatis harganya juga tinggi,” ujarnya, Rabu (5/09/2018).

Terkait dengan pesanan lanjut Achmad tergantung pesanan. Mulai dari miniatur gedung WEP Gresik, menara eifel, mobil antik hingga sepeda angin dan lain-lain.

Diakui Achmad Amaludin, dirinya bersama istrinya sudah menekuni usaha kerajinan dari koran bekas ini selama 10 tahun berjalan. Awalnya, untuk menawarkan produknya dengan mengikuti pameran. Namun untuk kesehariannya, ia menggunakan sistem online.

“Proses pembuatan miniatur dari koran bekas tersebut hanya membutuhkan peralatan sederhana. Diantaranya, lem kayu, gunting, dan alat penjepit. Tidak lupa pembuatannya menuntut kecermatan ketelitian dan konsentrasi tinggi,” pungkasnya. (ALI ZAINI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas