Harga CPO Dunia Naik, Penerimaan Bea Keluar di Bea Cukai Gresik Menurun

Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya B Indra Gautama. FOTO: SUREPLUS/ALI ZAINI

GRESIK-SUREPLUS: Penerimaan bea keluar (BK) dari komoditas crude palm oil (CPO) semester pertama tahun 2018 mengalami penurunan. Berdasarkan catatan Kantor Bea dan Cukai Gresik, realisasi penerimaan BK Semester semester pertama tahun ini mencapai Rp 2,2 miliar.

Jumlah tersebut jauh di bawah penerimaan tahun lalu yang mencapai Rp 4,1 miliar dengan periode yang sama. Rendahnya total nilai penerimaan dari BK itu menyusul kenaikan harga CPO di pasar dunia.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya B Gresik, Indra Gautama Sukiman menuturkan, selama ini CPO memberikan kontribusi 15 persen dari total target penerimaan Bea Cukai Gresik. Sedangkan industri terbesar yang mengekspor CPO yakni PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI), dan PT Karunia Indah Alam Segar (KAS) serta PT Mega Surya Mas (MSM).

“Waktu pengiriman CPO terbanyak terjadi pada April hingga Juni 2018. Namun pada bulan Agustus ini pengirimannya juga banyak,” katanya, Selasa (4/09/2018).

Sementara, secara terpisah General Manager PT Pelindo III (persero) Cabang Gresik, Yanto menyatakan dibandingkan Agustus 2017 jumlah kapal yang melakukan bongkar muat CPO di pelabuhan Gresik turun hingga 40 persen lebih.

“Agustus 2017 traffic bongkar muat CPO mencapai 88.616 ton sementara Agustus tahun 2018 hanya 40.395 ton,” pungkasnya. (ALI ZAINI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas