Liburan Gratis Atlet Asian Games ke Banyuwangi Tanpa APBD

Para atlet peraih medali emas yang ingin berlibur ke Banyuwangi bisa menikmati G-Land dengan ombak selancar terbaik di dunia secara gratis. FOTO; SUREPLUS/HENDRO SUCIPTO

BANYUWANGI-SUREPLUS: Pemkab Banyuwangi menyediakan liburan gratis bagi para atlet peraih medali Asian Games ke Banyuwangi. Anggaran liburan gratis ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dananya tidak dari APBD, tapi kolaborasi dengan para pelaku wisata di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (3/9/2018).

Anggaran untuk liburan gratis para atlet peraih medali ini, merupakan kolaborasi para pelaku usaha pariwisata di Banyuwangi, seperti perhotelan, transportasi, restoran, hingga pemerintah daerah.

Pemkab Banyuwangi menyiapkan paket berlibur gratis selama empat hari kepada atlet peraih medali, terutama bagi peraih mendali emas Asian Games 2018.

Menurut Anas, dengan pemberian apresiasi berupa liburan gratis ini, bisa menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata. Dengan datangnya peraih medali Asian Games ke Banyuwangi, bisa menjadi endorser bagi pariwisata di Banyuwangi.

“Atlet-atlet ini merupakan endorser yang luar biasa. Kalau mereka berlibur di Banyuwangi, lalu upload di media sosialnya yang punya banyak follower, akan menjadi promosi yang efektif bagi Banyuwangi,” kata Anas. Selain itu juga sebagai bentuk apresiasi, dan menularkan virus nasionalisme pada anak muda Banyuwangi.

Untuk pelaksanaan liburan gratis ini menyesuaikan waktu atlet. Peraih medali Asian Games bisa menyampaikan kapan memiliki waktu untuk berlibur di Banyuwangi.

“Lebih bagus apabila bertepatan dengan pelaksanaan Banyuwangi Festival. Misalnya pada 22 September, ada Ijen Jazz Summer, dan ritual adat kebo-keboan,” kata Anas.

Para atlet peraih medali emas yang ingin berlibur ke Banyuwangi, dipersilakan berkorespondensi melalui email: bwitourism1@gmail.com.

Liburan gratis empat hari itu bakal diisi dengan menikmati fenomena api biru (blue flame) yang mendunia di Kawah Ijen, G-Land dengan ombak selancar terbaik di dunia, padang rumput Taman Nasional Alas Purwo dengan komunitas banteng yang berarak, melepasliarkan anak penyu, keindahan Pulau Tabuhan, hingga melihat beragam atraksi seni-budaya serta ritual adat.(HENDRO SUCIPTO/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas