Kecap Manis Cap Jeruk Pecel Tulen, Legenda Tiga Generasi

Saat memulai bisnis ini pada tahun 1937, Hwan Kieng Hien dan istrinya mungkin tidak pernah menyangka, kecap buatannya akan jadi produk legendaris seperti sekarang. Pun saat generasi ke-duanya, Hwan Hong Piek, meneruskan bisnis kecap ini dan dilanjutkan Wahyu Handoko, generasi ke-tiga.

Pabrik Kecap Manis Asin Cap Jeruk Pecel Tulen (JPT), label produk mereka, dikenal sebagai salah satu kecap paling populer di Surabaya, Lamongan, Krian, Sidoarjo, Gresik, bahkan beberapa daerah di NTT dan NTB.

Selain karena harganya yang murah, hanya Rp 13 ribu per botol, cita rasa produk ini dianggap tetap seperti dulu.

Maklum, hingga kini, Kecap Cap JPT tetap diolah dari bahan alami, sesuai resep turun-temurun, dan teknik tradisional. Bedanya, dalam beberapa tahun terakhir mulai diperkenalkan produk kecap dalam kemasan plastik, layaknya produk pabrikan besar.

Pabrik kecap yang produknya bisa tahan hingga satu tahun lebih ini berdiri di kawasan paling bersejarah di Surabaya. Tepatnya di Jl Sidonipah II/3-5, Surabaya, tepatnya di sisi timur Jembatan Merah, bersanding dengan bangunan-bangunan bersejarah Surabaya.

Di tengah gemuruh kota, setiap hari, pabrik kecap ini mampu memproduksi sekitar 2400 botol kecap ukuran 600 mililiter dan ratusan pack kecap dalam kemasan plastik. SUREPLUS/AKBAR INSANI/HENDRO D LAKSONO

Editor : Erfan Hazransyah